February 13, 2018

10 Cara Orang Sukses Membuat Keputusan Pintar

Smart Leaders, hidup kita dipenuhi oleh pengambilan keputusan setiap saat. Sebuah penelitian dari Columbia University menunjukkan kita membuat pilihan hingga tujuh puluh keputusan setiap hari. Keputusan baik tidak terjadi secara kebetulan, tapi karena latihan-latihan yang kita lakukan.

Dr. Travis Bradberry, penulis buku Emotional Intelligence 2.0, menuliskan di Success.com 10 cara kita melatih diri membuat keputusan pintar setiap hari.

  1. Menjadikan keputusan kecil sebagai rutinitas.

Mengambil keputusan seperti otot, jika dipakai berlebihan maka akan menyebabkan kelelahan untuk berfungsi dengan baik. Salah satu strategi terbaik orang sukses lakukan adalah mengeliminasi keputusan-keputusan kecil dengan menjadikannya rutinitas. Hal ini akan membebaskan mental Anda untuk membuat pikiran yang lebih kompleks.

Steve Jobs terkenal karena selalu memakai kaos hitam berkerah tinggi setiap hari. Mark Zuckerberg mengenakan kaos abu-abu setiap hari. Mereka menyadari keterbatasan pikiran membuat keputusan baik setiap hari. Mereka menjadikan keputusan kecil sebagai rutinitas sehingga bisa membuat keputusan yang lain dengan lebih efektif.

  1. Membuat keputusan besar di pagi hari.

Salah satu cara mencegah kelelahan mengambil keputusan adalah mengambil keputusan kecil setelah kerja dan mengambil keputusan kompleks di pagi hari. Ketika Anda harus menghadapi banyak keputusan penting harus dibuat, bangunlah lebih pagi, kerjakan tugas tersulit tersebut sebelum berbagai gangguan datang (telepon, email, atasan, dll).

  1. Perhatikan emosi Anda.

Orang bijak berkata, “Jangan membuat keputusan permanen berdasarkan emosi sementara.” Orang sukses mengenali dan memahami emosi mereka, sehingga mampu mengambil keputusan seobjektif dan serasional mungkin.

Kondisi emosi yang tidak baik bisa membuat seseorang dengan mudah mengambil keputusan melenceng dari nilai yang dianutnya. Begitu juga dengan rasa senang, bisa mengarah ke terlalu percaya diri dan impulsif.

  1. Evaluasi opini Anda secara objektif.

Ketika mengambil keputusan, orang-orang sukses membenturkan pilihan-pilihan mereka dengan beberapa pertanyaan yang akan membuat keputusan mereka lebih mudah diambil. Beberapa pertanyaan sebelum mengambil keputusan antara lain:

  • Bagaimana cara keputusan ini menguntungkan saya?
  • Apakah keputusan ini akan menyakiti saya?
  • Bagaimana cara keputusan ini menguntungkan _____?
  • Bagaimana cara keputusan ini menyakiti ____?
  • Apakah saya akan menyesali keputusan ini?
  • Apakah saya akan menyesali tidak mengambil keputusan ini?
  • Apakah keputusan ini menunjukkan nilai saya?
  1. Menunda mengambil keputusan

Menunda mengambil keputusan segera membuat Anda memiliki kejelasan saat menghadapinya esok hari. Hal ini akan membuat Anda memiliki waktu untuk mengenali emosi Anda.

Ketika Anda bertindak sangat cepat, Anda cenderung bereaksi. Namun, jika Anda lebih berfokus dan memberikan lebih banyak waktu untuk mengambil keputusan, Anda akan melihat sudut pandang penting yang mungkin luput sebelumnya.

  1. Jangan menunda terlalu lama

Orang sukses mengerti pentingnya mengumpulkan informasi sebanyak mungkin, namun mereka juga paham tidak terpaku pada analisis masalah. Mereka mengetahui batasan waktu yang diperlukan untuk mengambil sebuah keputusan.

  1. Berolahraga

Tekanan harus memberikan keputusan akan menyebabkan stres pada diri Anda. Stres akan mengaburkan kemampuan Anda berpikir jernih dan rasional.

Melakukan olahraga minimal tiga puluh menit akan membuat tubuh Anda menghasilkan endorphin yang akan mengurangi dampak stres serta menjernihkan lagi pikiran Anda. Selain itu, olahraga secara rutin akan meningkatkan kemampuan otak, terutama bagian yang berhubungan dengan mengambil keputusan.

  1. Selalu dipandu oleh kompas moral

Orang sukses paham pentingnya berpegang teguh pada nilai-nilai moral mereka ketika harus mengambil keputusan penting. Nilai moral berfungsi sebagai kompas yang menunjukkan arah ketika emosi cenderung menarik Anda pada arah yang berbeda.

  1. Meminta nasihat orang luar

Dalam proses mengambil keputusan, kita cenderung memilih alternatif terlebih dahulu, lalu baru mengumpulkan informasi yang akan mendukung pilihan kita tersebut. Ini akan menimbulkan bias dalam keputusan yang kita ambil.

Satu cara terbaik menghilangkan bias ini adalah dengan meminta nasihat dan opini dari pihak luar. Nasihat ini akan membawa sudut pandang baru terhadap situasi yang Anda hadapi. Sudut pandang mereka akan membuat Anda memilih lebih objektif, serta mengenali subjektivitas dan ketidakrasionalan Anda.

  1. Berkaca pada keputusan sebelumnya.

“Keputusan yang baik berasal dari pengalaman, namun pengalaman berasal dari membuat keputusan buruk,” ujar Mark Twain berkata. Maksudnya bukan berarti Anda harus membuat banyak keputusan buruk supaya bisa menghasilkan keputusan yang bagus. Namun, Anda harus selalu berkaca pada keputusan-keputusan yang Anda ambil sebelumnya, mengambil pelajaran dari keputusan—baik atau buruk—yang pernah Anda ambil.

Smart Leaders, dengan melakukan hal di atas terus menerus dalam setiap mengambil keputusan, maka Anda secara otomatis bisa menghasilkan keputusan cerdas, bahkan dalam situasi sulit sekali pun.

Ambillah pilihan yang tepat, dengan membaca buku pengembangan diri berjudul The Choice Is Yours karya John C. Maxwell.

~ Artikel ini sudah dibaca 3 kali

Share yuk!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!