fbpx
January 29, 2018

4 Cara Menjadi Pemimpin yang Berani

Smart Leaders, kepemimpinan di masa sekarang tidak sama dengan di masa lalu. Kita tidak lagi bisa meniru begitu saja kepemimpinan orang-orang di masa lalu, ada hal-hal yang harus berubah. Menjalankan kepemimpinan seperti di masa lalu tidak akan memberikan hasil yang lebih baik, karena zaman sudah sangat berubah.

Untuk mendapatkan hasil yang lebih baik, seorang pemimpin harus berani. Maksud kata berani di sini tidak hanya bersedia menghadapi tantangan dan mengambil risiko, tapi juga bersedia melakukan perubahan dalam memimpin.

Kimberly Davis, pembicara di TEDx dan penulis buku Brave Leadership: Unleash Your Most Confident, Authentic, and Powerful Self to Get the Result You Need, membagikan lima strategi menjadi pemimpin yang berani di INC-Asean.com.

Memimpin dengan hati

Perubahan zaman menyebabkan kita semua mengalami tekanan untuk bekerja lebih baik, cepat dan efisien. Hal ini akan menyebabkan mudahnya timbul stres dalam diri.

Pemimpin yang baik mengerti mereka harus menghadapi kenyataan ini. Di masa sekarang, emosi di dunia kerja tidak bisa diabaikan, karena bisa menghancurkan tim. Seorang pemimpin harus bisa mengenali, menghormati dan menghadapi emosi tersebut jika muncul di tempat kerja. Hadapi dengan baik, sehingga emosi tidak menghancurkan tim Anda. Pimpinlah dengan hati, tidak hanya menggunakan akal semata.

Dekati hati anak buah Anda

Pemimpin yang berani bisa membuat orang-orang yang dipimpinnya mau mengikutinya. Mereka tidak mengikutinya dengan terpaksa, tapi karena pengaruh yang ia berikan. Jika mereka mengikuti dengan sukarela, maka mereka akan memberikan yang terbaik, terlibat sepenuhnya, dan setia kepadanya.

Anak buah akan mengikuti seorang pemimpin jika ia bisa mendekati hati mereka. Ia memberikan perhatian yang tulus, mencoba memahami keinginan mereka, dan berempati kepada mereka. Mereka memimpin dengan menarik hati mereka.

Biarkan orang lain menilai diri Anda

Memimpin dengan hati dan mampu memahami keinginan anak buah Anda akan membuat kredibilitas Anda membaik di mata mereka. Namun, orang lain juga harus bisa menilai Anda dengan baik.

Untuk mendapatkan penilaian baik dari orang lain, Anda harus membangun hubungan yang baik dengan orang lain. Jika hubungan sudah terjalin dengan baik, Anda akan menyadari keinginan dan kebutuhan unik dari setiap orang. Anda harus bisa menyesuaikan diri dan memberikan empati dalam setiap tindakan Anda.

Fokuslah pada dampak kepada orang lain

Di dunia sekarang, tekanan, tenggat waktu, dan capaian membuat kita selalu khawatir membuat kesalahan, tidak melakukan kebodohan, dan berusaha membuktikan diri sendiri. Hal ini akan memicu stres, sehingga memengaruhi cara kita memberikan dampak kepada orang lain.

Ubahlah cara berpikir menjadi berfokus pada dampak baik yang bisa kita berikan pada orang lain. Dengan berfokus pada cara memberikan dampak kepada orang lain, maka perhatian Anda akan teralihkan dari pikiran-pikiran yang menekan seperti disebutkan di atas. Hal ini juga akan memberikan hasil yang jauh lebih besar dari yang Anda pikirkan bisa dicapai.

Smart Leaders, hasil yang lebih hebat didapatkan dengan memperbaiki diri menjadi konstruktif dan kuat. Sebagai pemimpin, hal ini akan menjadi tantangan yang hebat untuk Anda. Oleh karena itu, maka Anda harus jadi pemimpin yang berani.

Kembangkan kepemimpinan dalam diri Anda dengan membaca buku kepemimpinan berjudul The Leader In You.

~ Artikel ini sudah dibaca 155 kali

Share yuk!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!