fbpx
April 27, 2018

5 Cara Cerdas Mengurangi Asupan Gula

Smart Leaders, kita tidak bisa memisahkan gula dari menu sehari-hari. Makanan manis selalu menjadi favorit kebanyakan orang. Namun, konsumsi gula berlebih memberikan efek buruk terhadap kesehatan kita.

Konsumsi gula berlebih akan meningkatkan risiko terkena serangan jantung, penyakit hati, dan diabetes. Namun, tidak semua gula buruk untuk tubuh Anda. Gula alami merupakan sumber energi yang baik. Zat ini dalam bentuk fruktosa pada sayur dan buah-buahan, serta laktosa pada produk olahan susu.

Yang berbahaya untuk tubuh adalah pemanis buatan yang dimasukkan ke dalam berbagai olahan makanan. Mengonsumsi terlalu banyak jenis gula ini mengacaukan metabolisme Anda, membuat Anda selalu lapar dan menginginkan lebih banyak makanan manis lagi.

Dikutip dari Forbes.com, ada beberapa cara cerdas yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi asupan gula dalam diet Anda.

  1. Singkirkan minuman manis

Minuman bersoda, minuman berenergi, jus dalam kemasan, teh dan kopi dalam kemasan mengandung pemanis buatan yang banyak. Bahkan jus dan smoothies favorit Anda mengandung gula yang cukup banyak. Ganti minuman manis Anda dengan air putih, infused water, jus segar, dan teh herbal.

  1. Konsumsi makanan kaya lemak dan protein

Bertentangan dengan kepercayaan umum, makanan rendah lemak seperti yogurt dan smoothies mengandung lebih banyak gula daripada yang Anda kira. Maka, konsumsilah makanan kaya serat, lemak, dan lemak alami seperti: biji-bijian, telur, dan makanan produk susu. Hal ini membantu menekan keinginan Anda terhadap makanan manis dan menjaga gula darah Anda tetap stabil.

  1. Batasi konsumsi makanan manis

Makanan manis seperti donat, kue, biskuit, dan es krim mengandung gula yang tinggi. Makanan manis seperti ini bisa merusak suasana hati, metabolisme, dan lebel insulin Anda.

Ganti camilan manis Anda dengan makanan lebih sehat seperti salah buah, kurma, serta buah-buahan segar.

  1. Belanja dengan cerdas

Aturan #1: Jangan berbelanja dalam keadaan lapar. Penelitian menunjukkan bahwa semakin lapar Anda, maka Anda akan semakin cenderung  mengambil makanan tidak sehat dan sarat gula. Aturan #2: Baca komposisi makanan dengan hati-hati. Periksa kandungan gula merah, gula tebu, sirup jagung, molase, fruktosa, dekstrosa, dan lain-lain. Semakin tinggi kandungan bahan-bahan tersebut dalam komposisi makanan, maka semakin tinggi kadar gula dalam makanan tersebut.

  1. Ganti gula Anda dengan pemanis alami

Ganti asupan gula Anda dengan pemanis alami seperti madu, korma, pisang, sirup mapel, dan lain-lain. Buah-buahan—baik segar, dipanggang, atau dihaluskan—bisa dijadikan pengganti gula dalam masakan atau resep kue. Buah-buahan kaya serat, yang memperlambata penyerapan gula oleh tubuh sehingga menjaga kadar gula darah Anda. Buah-buahan juga kaya vitamin dan mineral yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh serta mengurangi risiko penyakit kronis.

Smart Leaders, asupan gula Anda tidak boleh lebih dari sepuluh persen kebutuhan kalori harian. Gula yang dimaksud adalah gula yang ditemui di makanan seperti permen, kue, biskuit, dan lainnya. Gula alami dari sayur dan buah-buahan harus menjadi bagian diet sehat dan seimbang Anda.

 

~ Artikel ini sudah dibaca 14 kali

Share yuk!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!