fbpx
March 22, 2016

Kegigihan Berujung Sebuah Keberhasilan

Banyak orang berpendapat hal ini tak bisa dilakukan – membangun rel kereta api di atas permukaan laut pesisir Samudra Pasifik hingga ke Pegunungan Andes, gunung tertinggi kedua di dunia setelah Himalaya. Namun, itulah yang ingin dikerjakan Ernest Malinowski, insinyur kelahiran Polandia. Pada tahun 1859, ia mengusulkan pembangunan rel kereta dari Callao di pesisir Peru hingga ke daerah pedalaman negeri- dengan ketinggihan mencapai lebih dari 4.572 meter. Jika ia berhasil, itu akan menjadi rel kereta tertinggi di dunia. Akan tetapi, Pegunungan Andes merupakan pegunungan yang berbahaya. Ketinggihannya sangat menyulitkan pengerjaan rel, belum lagi kondisinya yang sangat dingin, dengan gletser-gletsee dan gunung berapi yang masih aktif. Gunung-gunungnya pun menjulang hingga puluhan ribu meter dari permukaan laut pada jarak yang sangat pendek. Mendaki ketinggihan pegunungan yang bergerigi akan membutuhkan jalur kereta yang berliku liku dan berkelok-kelok, serta banyak sekali jembatan dan terowongan.

Tetapi Malinowski dan tim kerjanya berhasil. Jans S. Plachta menyatakan, “Terdapat kira-kira seratus terowongan dan jembatan, yang beberapa di antaranya menjadi prestasi besar dalam bidang konstruksi. Memang sulit membayangkan bagaimana pekerjaan ini bisa diselesaikan dengan menggunakan peralatan yang relatif sederhana, di ketinggihan dan daerah pegunungan yang menantang ini. “hingga hari ini, rel kereta itu masih tegak berdiri sebagai bukti dari kegigihan orang-orang yang membangunnya. Apa pun yang terjadi pada mereka selama proses pembangunan rel, Malinowski dan tim kerjanya tak pernah sekalipun menyerah.

Dari Kisah di atas, bisa disimpulkan bahwa dari sebuah kegigihan dan sikap yang tak pantang menyerah, bisa menghasilkan sesuatu hal yang menakjubkan. Lalu sekarang seberapa gigihkah Anda? Saat orang lain menyerah, apakah Anda tetap bertahan? Ketika pertandingan mendekati akhir babak kesembilan dan dua pemain tim Anda dalam posisi out, sudahkan Anda kalah secara mental, atau siapkah Anda mengerahkan tim untuk memenangkan pertandiangan? Jika tim belum menemukan solusi dari sebuah masalah, bersediakah Anda terus bekerja keras hingga titik darah penghabisan demi keberhasilan tim? Jika Anda terkadang menyerah sebelum anggota lain menyerah, mungkin Anda membutuhkan suntikan kegigihan dosis tinggi.

(Bab 17 dalam buku The 17 Essential Qualities Of A Team Players, John C. Maxwell)

 

 

 

~ Artikel ini sudah dibaca 19 kali

Share yuk!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!