fbpx
November 26, 2015

Ambillah Keputusan untuk Mencari Solusi

Hanya sedikit hal dalam hidup yang lebih tragis atau mengenaskan dibandingkan kehilangan anak. John Walsh, pembawa acara televisi America’s Most Wanted, memahaminya. Pada 1981, ia dan istrinya, Rave, kehilangan Adam, putra mereka yang baru berusia enam tahun. Bocah itu diculik di luar pusat perbelanjaan di Florida dan kemudian ditemukan tewas terbunuh. Hati mereka luluh lantak.

Reaksi orang yang mengalami tragedi seperti itu bisa berbeda-beda. Beberapa orang tua bersikap defensif dan tidak mau lagi percaya pada orang lain. Yang lain tenggelam dalam depresi. Banyak yang marah, kemudian membalas dendam. Awalnya, keluarga Walsh sangat berang. Mereka ingin pembunuhnya ditangkap. Tetapi mereka pun ingin menuntut pusat perbelanjaan tempat Adam diculik. Saat pertama kali Adam diketahui hilang, tak ada orang dari pusat perbelanjaan yang membantu mencari putra mereka. Malahan, mereka kemudian mengetahui bahwa seorang petugas keamanan yang bertugas justru menyuruh bocah enam tahun itu keluar dari pusat perbelanjaan. Mereka semakin marah.

Tetapi keluarga Walsh segera mencabut  tuntutannya. Alih-alih larut dalam masa lalu, John Walsh memiliki pola pikir berorientasi solusi yang memandang ke depan. Ia bertekad melakukan sesuatu tentang masalah penculikan anak yang kasusnya meningkat di seluruh negeri. ia mulai bekerja menciptakan sistem komputer berskala nasional untuk membantu pencarian anak-anak hilang. Ia menjadi penasehat hukum bagi para korban tindakan kriminal dan melobi pengesahan undang-undangnya. Tahun 1984, Walsh menjadi salah satu pendiri Nasional Center for Missing and Exploited Children (NCMEC), sebuah organisasi yang mencegah tindak kejahatan dan tindak kriminal terhadap anak, serta berfungsi sebagai pusat informasi nasional tentang anak-anak hilang.

Salah satu program utama NCMEC yang telah dikembangkan demi keselamatan anak-anak adalah “Code Adam”. Program ini sudah diterapkan di lebih dari 13.000 toko di seluruh Amerika Serikat. Saat seorang pelanggan melaporkan kehilangan anak, informasinya akan diumumkan di seluruh toko, dan deskripsi anak tersebut diberikan kepada karyawan yang ditunjuk untuk segera mencari anak itu dan memonitor semua pintu keluar. Jika setelah 10 menit anak itu tidak juga ditemukan, para karyawan akan menghubungi polisi. Selama bertahun-tahun, tim NCMEC yang kini memiliki 125 karyawan itu telah membantu lebih dari 73.000 kasus anak hilang. Organisasi tersebut juga telah membantu para orang tua menemukan 48.000 anak hilang. Hasil kerja NCMEC telah membantu meningkatkan angka penemuan anak-anak hilang, dari 60 persen menjadi 91 persen.

Temukan inspirasi lainnya untuk mengembangkan kualitas pribadi Anda dalam buku The 17 Essential Qualities Of A Team Player karya John C. Maxwell

~ Artikel ini sudah dibaca 42 kali

Share yuk!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!