fbpx
January 25, 2018

Bagaimana Cara Kita Menemukan Potensi Kepemimpinan di Dalam Diri Kita?

Smart Leaders, hampir semua orang berpotensi menjadi pemimpin. Mungkin tidak semua orang dapat menjadi pemimpin hebat, tapi semua orang bisa menjadi pemimpin yang lebih baik. Mengetahui ini mungkin membangkitkan harapan, tapi tidak begitu membantu Anda menemukan cara mengejar potensi sebagai pemimpin.

Apa tandanya Anda berpotensi memimpin dan perlu mencoba memimpin orang lain? Ujilah keempat aspek ini untuk menentukan apakah kini waktu yang tepat untuk mulai memimpin.

  1. Perhatikan kebutuhan yang Anda lihat

Kepemimpinan bermula dari kebutuhan, bukan saat kita ingin mengikat posisi pemimpin yang kosong. Kadang kita melihat kebutuhan dan merasakan semangat yang berkobar dalam diri kita.

Ada begitu banyak kebutuhan di dunia ini. Adakah kebutuhan yang menggugah perasaan Anda? jika ada kebutuhan yang mendorong Anda sedemikian kuatnya untuk bangkit memenuhi kebutuhan tersebut dan beraksi, itu tandanya Anda memiliki potensi untuk memimpin dalam aspek itu.

  1. Gunakan kemampuan alami Anda untuk menolong sesama

Ketika hasrat menjawab kebutuhan berpadu dengan dengan kemampuan bersumbangsih, sesuatu yang luar biasa mulai terjadi. Di saat kemampuan pemimpin dengan tepat memenuhi kebutuhan saat itu, hasilnya pasti dahsyat!

Anda dikaruniai bakat, talenta, dan kemampuan yang bisa digunakan untuk menolong sesama. Tugas Anda adalah menyelami apa saja kemampuan itu dan mengembangkannya. Jika Anda masih bimbang, tanyakan pada orang yang mengenal Anda sepenuhnya. Selain itu, lihatlah aspek-aspek di mana Anda secara alamiah intuitif, produktif, merasa puas, dan memancarkan pengaruh. Biasanya kita otomatis memimpin dalam area yang menjadi bakat kita. Kita juga bisa memberi nilai tambah terbesar saat bekerja di bidang tersebut. Begitu Anda menemukan dan mengasah kemampuan itu, gunakanlah untuk menolong tim Anda.

  1. Maksimalkan hasrat Anda

Ketika Anda mulai menolong sesama dalam bidang yang Anda anggap penting, hasrat pun mulai berkobar dalam diri Anda. Itu pertanda positif. Hasrat dalam diri pemimpin akan memikat orang lain. Semua orang ingin mengikuti pemimpin yang bersemangat. Kita jadi ingin bergabung dengan tim pemimpin itu.

Jika Anda baru mulai memimpin, bangkitkan hasrat Anda dan kobarkanlah itu. Jika Anda sudah lama memimpin, pastikan hasrat itu tidak padam. Pemimpin yang dingin tak akan mengilhami dan menggerakkan siapa pun. Pemimpin yang berkobar-kobar pasti mengilhami hampir semua orang.

  1. Bangun pengaruh Anda

Inti dari kepemimpinan adalah pengaruh. Apabila Anda ingin memimpin, yakinkan orang lain untuk bekerja sama dengan Anda. Orang yang mengira dirinya memimpin tapi tak diikuti siapa pun sebenarnya sedang jalan-jalan santai. Jika Anda ingin memberikan dampak pada dunia, pengaruhilah sesama.

Dengan memusatkan perhatian pada kebutuhan yang menggugah hati, memaksimalkan segenap kemampuan, membangkitkan hasrat, dan membangun pengaruh, Anda bisa menjadi pemimpin.

 

Smart Leaders, temukan jawaban dari berbagai pertanyaan Anda tentang kepemimpinan dengan membaca buku kepemimpinan karya John C. Maxwell yang berjudul Good Leaders Ask Great Questions.

~ Artikel ini sudah dibaca 115 kali

Share yuk!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!