fbpx
January 12, 2018

Bagaimana Seorang Pemimpin Muda Bisa Menetapkan Visi dan Dipercaya?

 

Smart Leaders, apakah Anda seorang pemimpin muda, atau baru memegang tampuk kepemimpinan? Anda mungkin bertanya-tanya mengapa orang-orang tidak serta-merta mengikuti Anda dan menawarkan diri menolong Anda mewujudkan visi.

Orang-orang mengikuti pemimpin yang telah memiliki kredibilitas. Jika kredibilitas Anda belum terbangun, jangan coba-coba meyakinkan orang lain mendukung visi Anda—pasti akan gagal. Raihlah kepercayaan sebelum meminta dukungan, dan Anda hanya bisa mendapatkannya melalui karakter dan kompetensi.

Ketika baru memegang jabatan pemimpin, besarnya kepercayaan sementara yang Anda terima akan ditentukan oleh banyak hal. Nilai dan kebiasaan yang berlaku di perusahaan, kredibilitas pendahulu Anda, pengaruh orang yang menempatkan Anda di posisi itu. Jika lingkungan dan budaya kerjanya negatif, mereka mungkin berasumsi Anda tak akan menjadi pemimpin yang baik dan Cuma sedikit berwelas asih. Dalam lingkungan yang lebih positif, mereka akan bersikap terbuka dan berprasangka baik setidaknya selama enam bulan. Selama masa itu, perkataan yang Anda ucapkan lebih penting dari jati diri Anda. Namun, semua orang akan mengawasi kesesuaian antara perkataan dan tindakan Anda. dengan menunjukkan karakter dan kompetensi yang baik, kredibilitas Anda akan makin terbangun hingga akhirnya jati diri Anda berpengaruh lebih besar ketimbang hal yang Anda katakan.

Untuk menunjukkan kompetensi saat mulai memimpin, mulailah dengan yang paling dasar:

  • Bekerjakeraslah: tidak ada yang bisa menggantikan etos kerja yang kuat. Kita cenderung menghargai orang yang bekerja keras.
  • Berpikir jauh ke depan: karena keputusan-keputusan Anda memengaruhi tim, memulai tugas setiap hari dengan visi yang jelas serta menentukan prioritas amatlah penting.
  • Tunjukkan keunggulan: semakin baik kualitas kerja Anda, semakin tinggi kredibilitas awal Anda.
  • Tindak lanjuti: pemimpin yang baik menuntaskan tugas-tugasnya.

Untuk menunjukkan kebaikan karakter Anda di depan anggota tim dalam waktu singkat, lakukan hal berikut:

  • Perhatikan orang-orang yang Anda pimpin: setiap kalo ada pemimpin baru yang muncul, anggota tim menanyakan tiga hal: pedulikah ia pada saya? Dapatkan ia menolong saya? Bisakah ia dipercaya? Jika anda memerhatikan orang lain dan menunjukkan ini, mereka pasti bisa melihat karakter baik Anda.
  • Membereskan masalah: pemimpin baru yang ingin membuat anggota tim terkesan kadang menyembunyikan kesalahannya. Padahal, bukan ini yang semestinya ia lakukan. Ketika sebuah keputusan membuahkan hasil yang tak diharapkannya, pemimpin berutang penjelasan dan permohonan maaf pada pengikutnya. Hal ini akan membangun kredibilitas Anda.
  • Sampaikan kebenaran: ketika perkataan dan tindakan pemimpin konsisten, pengikutnya tahu sang pemimpin bisa dipercaya. Kejujuran menambahkan integritas pada visi dan kredibilitas sang pelontar visi. Dalam jangka panang, kita lebih menghargai kebenaran—meski kebenaran sulit diterima.

Dengan bertekun dan berjuang membangun kredibilitas melalui karakter dan kompetensi, Anda akan mulai menjaring kepercayaan. Semakin besar rasa percaya itu, semakin luas potensi pengaruh yang Anda miliki. Himpunlah rasa percaya yang besar sehingga anggota tim mendukung kepemimpinan Anda dan tetap percaya pada Anda.

Temukan lebih banyak pertanyaan tentang kepemimpinan dengan membaca buku kepemimpinan karya John C. Maxwell yang berjudul Good Leaders Ask Great Questions

~ Artikel ini sudah dibaca 17 kali

Share yuk!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!