fbpx
January 18, 2018

Belajar Kepemimpinan Transformasional pada Martin Luther King, Jr

Smart Leaders, apakah Anda mengenal Martin Luther King, Jr? Ia adalah aktivis kemanusiaan yang menentang diskriminasi ras di Amerika Serikat, hingga pemerintah AS menetapkan Hari Martin Luther King Jr sebagai hari libur nasional.

Martin Luther King, Jr adalah contoh kepemimpinan transformasional terbaik yang bisa Anda temukan. Kepemimpinannya pada saat masa-masa sulit hak asasi manusia mengubah orang-orang yang ia layani.

Jika Anda juga ingin memimpin tim Anda membuat dampak lebih besar dan menyelesaikan lebih banyak, kuasai tiga kemampuan yang ditunjukkan oleh King.

  1. Empati

Martin Luther King. Jr berjalan bermil-mil mengunjungi orang-orang yang ia perjuangkan haknya. Ia mengerti, jika ingin dipercaya oleh mereka, ia harus memiliki pemahaman mendalam tentang situasi mereka dan tantangan yang mereka hadapi.

Sebagai pemimpin, habiskan waktu dengan anggota tim Anda, sehingga Anda bisa memahami kondisi dan hal yang mereka hadapi. Waktu yang Anda habiskan memahami sudut pandang mereka akan membuat Anda lebih efektif memimpin tim menuju sebuah perubahan.

  1. Pembelajar seumur hidup

King memperoleh gelar doktor dalam bidang teologi dari Boston University, namun ia tidak pernah berhenti belajar. Ia mempelajari gerakan Gandhi dan membaca berbagai buku yang akan membantunya menjadi pemimpin yang lebih baik.

Ketika Anda sedang meningkatkan kemampuan kepemimpinan Anda, ketahuilah bahwa setiap ide yang Anda miliki tidak harus orisinil. Anda boleh mengambil petunjuk dan bimbingan dari pemimpin lain. Tingkatkan kemampuan Anda secara terus-menerus untuk menjadi pemimpin yang lebih baik.

  1. Terus terang

Salah satu bagian menjadi pemimpin adalah melakukan pembicaraan sulit yang bisa memengaruhi kemajuan tim. Banyak pemimpin gagal di area ini. Mereka takut akan akibat yang bisa muncul dari berbicara terus terang.

Pemimpin transformasional berfokus pada tujuan akhir untuk kebaikan yang lebih besar daripada kenyamanan dirinya. Ia berani mengambil risiko tidak populer dengan berbicara terus terang dan melakukan kritik terhadap anggota timnya.

Smart Leaders, Anda bisa menjadi pemimpin transformasional yang membawa dampak jangka panjang. Fokuskan energi Anda untuk menjadi lebih baik pada tiga kemampuan di atas, maka Anda berada di jalan yang benar menjadi pemimpin transformasional.

 

 

~ Artikel ini sudah dibaca 194 kali

Share yuk!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!