fbpx
April 26, 2018

Cara Membiasakan Diri Menjadi Seorang Pembimbing

Smart Leaders, pemimpin yang baik adalah yang menjadi pembimbing atau mentor bagi anggota timnya. Namun, banyak orang merasa sulit menyayangi dan bersikap positif pada orang lain, terutama jika lingkungan tempat bertumbuh bukanlah lingkungan yang membangun, namun, siapa pun bisa menjadi pembimbing dan memberi nilai tambah bagi orang lain. Jika Anda melatih sikap positif yang mementingkan orang lain, Anda pun bisa membiasakan diri untuk membimbing dan menikmati hak istimewa untuk memengaruhi hidup orang lain.

John C. Maxwell menuliskan cara membiasakan diri untuk menjadi seorang pembimbing.

  1. Berkomitmenlah kepada mereka

Ambillah komitmen untuk menjadi seorang pembimbing. Membuat komitmen untuk membantu orang lain tentu mengubah prioritas dan tidakan Anda. jika Anda menyayangi orang lain, Anda akan selalu menemukan cara untuk membantunya. Namun jika yang Anda punya hanyalah dalih dan pembenaran diri, Anda pasti akan mengabaikannya.  

  1. Percayalah kepada mereka

Kita rela jatuh-bangun demi memenuhi harapan orang terdekat kita. Berilah orang lain kepercayaan dan harapan, maka mereka akan melakukan apa pun yang mereka bisa agar Anda tidak kecewa.

  1. Jadilah mudah ditemui oleh mereka

Anda tidak dapat membimbing orangdari jarak jauh. Anda hanya bisa melakukannya dari dekat. Ketika pertama kali memulai proses tersebut, Anda mungkin perlu menghabiskan banyak waktu bersama mereka. namun begitu mereka semakin yakin pada diri sendiri dan hubungan itu, mereka tidak lagi memerlukan banyak waktu untuk kontak pribadi. Sebelum mereka mencapai titik itu, pastikan Anda mudah dijangkau.

  1. Berilah tanpa pamrih

Jika masih ada kepentingan khusus yang ingin Anda kejar, Anda tidak bisa memimpin mereka. membimbing adalah aspek kepemimpinan. alih-alih mencoba menarik keuntungan, berilah tanpa mengharapkan imbalan apa pun.

  1. Berilah mereka kesempatan

Ketika orang yang Anda bimbing semakin kuat, beri mereka kesempatan lagi untuk sukses dan bertumbuh. Anda memang akan terus membimbing mereka, namun seiring berjalannya waktu, tindakan dan prestasi mereka sendirilah yang akan membuat mereka tetap merasa aman, dihormati, dan didukung.

  1. Angkatlah mereka ke tingkat yang lebih tinggi

Tujuan utama Anda haruslah membantu mereka naik ke tingkatan yang lebih tinggi, yakni untuk meraih potensi tertinggi mereka. Pembimbingan memberi mereka fondasi untuk memulai proses membangun itu.

Smart Leaders, jadilah pembimbing yang mendahulukan orang lain dan memberi nilai tambah bagi orang-orang yang Anda temui.

Temukan rahasia menanamkan pengaruh positif dalam hidup orang lain dengan membaca buku pengembangan tim berjudul Becoming a Person of Influence dari John C. Maxwell.

 

~ Artikel ini sudah dibaca 27 kali

Share yuk!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!