fbpx
November 23, 2015

Cara Menjadi Seorang Pembimbing

Mungkin kita tidak berbakat menjadi pembimbing, banyak orang sulit menyayangi dan bersikap positif pada  orang lain, terutama jika lingkungan tempat mereka bertumbuh bukanlah lingkungan yang membangun. Namun siapa pun bisa menjadi pembimbing dan memberi nilai tambah bagi orang lain. Jika kita melatih sikap positif yang mementingkan orang lain, kita pun bisa membiasakan diri untuk membimbing dan menikmati hak istimewa, yakni memengaruhi hidup orang lain. Berikut ini adalah cara melakukannya:

Berkomitmenlah kepada mereka.
Ambil komitmen untuk menjadi seorang pembimbing. Membuat komitmen untuk membantu orang lain tentu mengubah prioritas dan tindakan Anda.  Jika Anda menyayangi orang lain, Anda akan selalu menemukan cara untuk membantunya.

Percayalah kepada mereka.
Kita rela jatuh bangun demi memenuhi harapan orang terdekat kita. Berilah orang lain kepercayaan dan harapan, maka mereka akan berjuang sebaik mungkin agar tidak mengecewakan Anda.

Jadilah mudah ditemui.
Anda tidak dapat membimbing orang dari jarak jauh. Anda hanya bisa melakukannya dari dekat. Ketika pertama kali memulai proses tersebut, Anda mungkin perlu menghabiskan waktu bersama mereka.

Berilah tanpa pamrih.
Jika masih ada kepentingan khusus yang ingin Anda kejar, Anda tak boleh memimpin mereka. Membimbing adalah aspek kepemimpinan. Alih-alih mencoba menarik keuntungan, berilah tanpa mengharapkan imbalan. Ekonom yang hidup di abad ke Sembilan belas, Hanry Drummond, dengan bijaksana mengamati, “ketika merenungkan kembali kehidupan Anda, Anda akan melihat bahwa saat-saat di mana Anda merasa benar-benar hidup adalah ketika Anda melakukan banyak hal karena cinta.”

Berikan mereka kesempatan.
Ketika orang yang Anda bimbing semakin kuat, beri mereka kesempatan lagi untuk sukses dan bertumbuh.

Angkatlah mereka ke level yang lebih tinggi.
Tujuan utama Anda haruslah membantu mereka naik ketingkatan yang lebih tinggi, yakni meraih potensi tertinggi mereka. Pembimbing memberi mereka fondasi untuk memulai proses tersebut.

Dapatkan inspirasi lainnya untuk mengembangkan kepemimpinan Anda melalui buku How to Influence People karya John C. Maxwell

~ Artikel ini sudah dibaca 40 kali

Share yuk!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!