fbpx
October 30, 2017

Cara Pemimpin Mengembangkan Orang Lain

Smart Leaders, hanya pemimpin yang bisa mengembangkan orang lain hingga menjadi pemimpin. Seseorang yang memiliki maksud baik namun tidak memiliki pengetahuan dan pengalaman kepemimpinan sama sekali tidak bisa melatih orang lain memimpin. Orang-orang yang mempelajari kepemimpinan tanpa mempraktikkannya tidak bisa memperlengkapi orang lain memimpin, sama seperti pembaca buku masakan yang tidak pernah mencoba sendiri resep di dapur.

John C. Maxwell dalam buku The 5 Level of Leadership menjelaskan panduan yang bisa dilakukan para pemimpin mengembangkan orang lain.

  1. Perekrutan—temukan orang terbaik

Merekrut adalah tugas pertama dan terpenting dalam mengembangkan orang lain dan menciptakan organisasi pemenang. Orang yang Anda rekrut harus memiliki bakat alamiah dalam bidang tempat mereka akan dikembangkan, menunjukkan keinginan mengembangkan diri dan sesuai untuk organisasi itu.

Kunci keberhasilan dalam merekrut orang lain adalah memiliki gambaran yang jelas mengenai siapa yang Anda cari.  Jauh lebih mudah menemukan sesuatu saat Anda tahu apa yang Anda cari.

  1. Penempatan—tempatkan orang tepat di tempat yang tepat.

Merekrut pemain yang baik saja tidak cukup. Seorang pemimpin harus tahu tempat terbaik bagi para pemain itu dan memasang mereka di sana. Untuk melakukan itu, mereka harus memiliki gambaran yang jelas akan kekuatan dan kelemahan setiap orang dan cara mereka memenuhi kebuthan tim itu.

Pemimpin yang berhasil membantu orang-orang mereka menemukan tempat yang tepat. Kadang hal itu mengharuskan kita memindahkan orang dan menemukan tempat mereka bisa memberikan kontribusi paling besar. Menempatkan orang dengan benar adalah sebuah proses dan Anda harus memperlakukannya seperti itu.

  1. Menjadi contoh—menunjukkan cara memimpin pada orang lain.

Menjadi contoh dari hal yang ingin Anda lihat dalam diri orang lain itu sangat penting. Jika Anda ingin menanamkan sifat menjadi contoh bagi orang lain, Anda harus menunjukkan beberapa hal ini kepada orang lain: ketulusan, pelayanan, pengembangan diri, antusiasme, dan kesuksesan.

  1. Memperlengkapi—membantu yang lain melakukan pekerjaan mereka dengan baik.

Mengatakan apa yang harus seseorang lakukan saja tidak cukup. Itu tidak akan mengembangkan mereka. sebaliknya, seorang pemimpin harus membantu mereka melakukan pekerjaan mereka dengan baik.

  1. Mengembangkan—mengajari mereka hidup dengan baik.

Pemimpin bertanggung jawab membantu orang-orang belajar cara hidup yang lebih baik. Jika yang dipelajari pemimpin baru yang Anda bantu hanyalah cara untuk berhasil di tempat kerja, Anda tidak benar-benar mengembangkan orang ini hingga berhasil, karena masih ada sangat banyak hal selain pekerjaan dan karier dalam hidup ini.

  1. Memberdayakan—membuat orang lain bisa meraih kesuksesan.

Pemberdayaan adalah membantu orang-orang melihat apa yang bisa mereka lakukan tanpa bantuak Anda dan memberi mereka kebebasan melakukannya.

Saat Anda memercayai orang-orang yang akan diberdayakan, beri mereka sedikit bagian dari diri Anda dan letakkan itu di tangan mereka. Saat Anda meyakini orang lain, Anda memotivasi mereka. Saat Anda memercayai orang lain, Anda meningkatkan kemungkinan mereka memberikan hasil yang lebih besar.

  1. Mengukur—mengevauasi orang-orang yang sudah Anda kembangkan untuk memaksimalkan usaha mereka.

Sebagai pemimpin, Anda mengukur apa yang sudah dipelajari oleh anggota Anda dengan menilai seberapa jauh anggota Anda bisa berfungsi tanpa tergantung pada pemimpinnya. Saat Anda mengembangkan anggota tim Anda, Anda bisa mengukur di mana posisi mereka dalam pengembangan kepemimpinan berdasarkan posisi mereka.

Smart Leaders, pemimpin terbaik adalah pemimpin yang bisa menghasilkan pemimpin lainnya. Dengan mengembangkan anggota Anda menjadi pemimpin yang baik, Anda sedang meningkatkan level kepemimpinan Anda.

 

~ Artikel ini sudah dibaca 250 kali

Share yuk!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!