fbpx
December 30, 2016

[Catatan Penerjemah] Attitude 101

Oleh: Yudith Listiandri

Menerjemahkan selalu menjadi pekerjaan favorit saya. Saya selalu menikmatinya. Tetapi, menerjemahkan teks yang ternyata isinya bisa menjadi panduan dan pembelajaran untuk kehidupan saya, itu sebuah bonus yang besar. Karenanya, saya tidak sekadar menerjemahkan, tapi juga berusaha benar-benar memahaminya. Saya tidak akan menulis kalimat yang saya sendiri tidak mengerti. Kalimat yang saya tulis sebagai hasil terjemahan harus bisa dipahami pembaca lain. Ketika buku yang saya terjemahkan memiliki isi yang berharga, saya jadi lebih mengerti bahwa menerjemahkan sedikit banyak memiliki arti penting dalam menyebarkan ilmu atau pengetahuan.

Buku Attitude 101 adalah salah satu buku seperti itu. Attitude 101 adalah satu dari beberapa buku seri 101 yang perlu dibaca oleh seorang pemimpin. Buku lainnya di antaranya adalah Mentoring 101, Relationship 101, Self Improvement 101, Teamwork 101, dan Success 101. Buku ini ditulis oleh John C. Maxwell yang adalah seorang pendeta, pembicara, dan penulis yang telah menghasilkan puluhan buku bertema kepemimpinan. Banyak di antara buku-buku itu masuk dalam jajaran buku terlaris versi New York Times.

Dalam Attitude 101, John C. Maxwell menegaskan bahwa sikap yang baik adalah salah satu karakter yang wajib dimiliki oleh seorang pemimpin. Kita juga tidak bisa berharap mendapatkan kesuksesan jika kita mengabaikan sikap orang-orang yang kita pimpin. Sikap bisa membangun atau menghancurkan seseorang, entah kita sedang memimpin sebuah bisnis, sebuah keluarga, tim olahraga, atau sekelompok relawan. Ketika menerjemahkan bab demi bab buku ini, saya ikut merenungkan sikap saya selama ini, apa yang harus saya pertahankan, dan apa yang harus saya perbaiki. Salah satu kalimat John C. Maxwell yang saya camkan dalam hati adalah “Hanya ada sedikit perbedaan dalam diri orang-orang, tetapi perbedaan tipis itu membawa perbedaan besar. Perbedaan tipis itu adalah sikap. Perbedaan besarnya adalah apakah itu positif atau negatif.”

Saya merasa sangat beruntung, diberi kesempatan dan kepercayaan untuk menerjemahkan buku-buku pengembangan diri seperti ini. Selain bisa meningkatkan kemampuan saya dalam hal kemampuan berbahasa dan penerjemahan, saya juga mendapat manfaat besar dari isi teksnya yang bisa saya terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Saya menjadi mengerti bahwa kesulitan yang saya hadapi mungkin berasal dari sikap saya sendiri. Mungkin saya dulu justru menghubungkan kesulitan itu dengan seseorang atau sesuatu yang lain, padahal yang benar-benar perlu saya periksa adalah sikap saya sendiri.

 

~ Artikel ini sudah dibaca 156 kali

Share yuk!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!