Ingin Segera Sukses? Smart Leaders Perlu Punya Mentalitas Seperti Warren Buffett

Smart Leaders,

Tidak semua orang bisa jadi miliuner, hanya sebagian saja yang punya saldo tabungan yang terus bertambah dan semakin kaya setiap harinya, dan Warren Buffet adalah salah satunya. Bukan semata keberuntungan ia bisa seperti saat ini, tapi karena dia punya mentalitas seorang milliuner.

Bagi Warren Buffett, pemilik dan pemegang saham terbesar Berkshire Hathaway sekaligus orang terkaya kedua di Amerika Serikat, sikap dan pemikiran optimis adalah kunci di balik keberhasilannya selama ini.

via google,com
via google,com

Dalam Inc., disebut bahwa Buffet menggabungkan sikap optimis yang besar dan kerja keras serta dedikasinya melakukan sesuatu. Ia belajar sebanyak mungkin mengenai pasar yang dia investasikan dan tidak akan melakukannya kecuali dia sepenuhnya memahaminya terlebih dahulu.

Hal ini tidak disangkal oleh Bill and Melinda Gates. Dalam suratnya yang ditujukan Warren Buffett, ia menuliskan, “Optimisme bukanlah keyakinan bahwa segala sesuatunya akan semakin baik, ini adalah keyakinan bahwa kita dapat membuat segalanya menjadi lebih baik.”

via google.com
via google.com

Jadi, jika Anda sedang memulai usaha atau sedang mulai bekerja dan mencapai titik yang melelahkan, selalu tekankan untuk mempertahankan sikap optimis. Semuanya butuh usaha, semuanya butuh diperjuangkan, dan optimis jadi salah satu bahan bakar untuk bisa mencapai kesuksesan.

Sumber: Vemale.com

Artikel ini sudah dibaca 2 kali

Editor Pick For #POTD: Kisah Bapak Penemu Huruf yang Sering Disebut “Braille”

Smart Leaders,

Pernah dengar tentang huruf Braille kan Smart Leaders? Itu lho, sistem huruf timbul bagi penyandang tuna netra yang dibaca dengan cara disentuh. Nah, ternyata, Hari Braille ini diperingati setiap bulan Januari, tepatnya setiap tanggal 4 Januari. Biasanya akan muncul tampilan klasik dari aplikasi Google.com untuk merayakan Hari Braille ini.

Kira-kira ada apa sih sampai tanggal 4 itu dijadikan Hari Braille sedunia? Usut punya usut dari beberapa sumber, tanggal 4 Januari tepatnya pada tahun 1809 adalah hari kelahiran Louis Braille. Dia adalah sosok yang menemukan huruf Braille. Berkat Louis Braille lah, orang-orang yang menyandang tunanetra bisa membaca sampai sekarang. Sungguh sangat berjasa ya Smart Leaders!!

via google.com
via google.com

Kisahnya dimulai ketika  Louis Braille ini mendapat inspirasi dari seorang pemimpin perang Kapten Charles Barbier. Ia menggunakan beragam sandi timbul titik dan garis untuk memungkinkan pasukannya membaca perintah militer si Kapten ketika malam hari. Dan ternyata cara itu sungguh efektif.

Melihat cara yang dilakukannya itu cukup efektif, Braille mencoba mengadaptasi sistem yang digunakan kepada awak militer Kapten Barbier kepada para penyandang tunanetra. Dia berkali-kali membuat tulisan-tulisan timbul dengan kombinasi titik dan garis. Sayangnya, setelah berkali-kali diuji coba, Braille merasa bahwa penggunaan garis itu tak terlalu efektif untuk penyandang tunanetra yang dia uji cobakan kepada teman-temannya. Braille merasa jika penyandang tunanetra itu lebih peka terhadap titik daripada garis. Akhirnya setelah memikirkan matang-matang, Braille memutuskan jika huruf-huruf yang dia buat itu berisikan kombinasi titik-titik saja.

via google.com
via google.com

Setelah berulang kali mencoba di tahun 1834, sistem huruf Braille pun sempurna. Sistem huruf itu memakai enam titik domino sebagai kerangka tulisannya. lalu, satu dari enam titik tersebut letaknya divariasikan menjadi 63 macam kombinasi. Sehingga, bisa digunakan untuk menggambarkan bentuk abjad, angka, tanda baca, dan sebagainya.

Perjuangan Braille untuk bisa membuat teman-teman tunanetranya bisa membaca ternyata tudak berhenti sampai disitu. Di awal penggunaannya, sistem huruf ini mengalami penolakan. Karena beberapa orang masih berpikir sempit tentang mana mungkin menulis sesuatu dengan tulisan yang tidak begitu umum digunakan pada saat itu. Jadinya, Braille pun mengajarkan sistem huruf ini secara diam-diam tanpa diketahui oleh public. Setelah mengalami penolakan yang begitu lama, sampai tahun 1851, sistem tulisan ini akhirnya diterima. Pemerintah terkait pun menjanjikan kepadqa Louis Braille untuk memberikan sebuah penghargaan sebagai bentuk penghormatan kepada Braille yang sudah berhasil menciptakan sistem huruf itu. Sayangnya, satu tahun setelah system huruf itu diterima oleh publik, pada tahun 1852, dia meninggal, penghargaan itu belum diterimanya. Baru ketika akhir abad ke-19, sistem tulisan ini diterima secara universal dengan nama Huruf Braille.

Nah Smart Leaders itu tadi kisah inspiratif yang bisa Smart Leaders contoh, mungkin Anda bisa menciptakan inovasi baru yang lebih kreatif untuk membantu kefektifitasan manusia dalam melakukan kegiatan sehari-hari saat ini.

Sumber: http://fiqihperempuan.blogspot.co.id

Artikel ini sudah dibaca 0 kali

#POTD: 5 Tokoh Dunia yang Pernah Gagal dan Akhirnya Sukses, Siapa Saja Mereka?

Smart Leaders,

Percayalah bahwa tidak semua orang sukses saat ini selalu berada dalam posisi sukses selama hidup mereka. Bahkan lebih banyak orang sukses, bahkan orang-orang sukses dengan reputasi mendunia dan dikenang banyak orang telah menghadapi berbagai pahitnya rasa gagal (bahkan lebih berat dari yang pernah banyak orang bayangkan) yang memaksa mereka harus bekerja ekstra keras dan menunjukkan kesungguhan dibandingkan orang pada umumnya.

Jadi jika hingga detik ini Smart Leaders masih merasa gagal baik itu di kuliah, pekerjaan, blogging atau bisnis, maka sebaiknya belajarlah dari 5 orang-orang sukses yang gagal saat memulai sebuah bisnis.  Anda harus percaya bahwa terkadang kondisi gagal adalah langkah awal menuju kesuksesan. Kini mereka terkenal di dunia, tetapi kisah mereka menunjukkan bahwa pada awalnya perjalanan mereka tidak selalu mulus.

Nah, siapa saja sih 5 orang-orang sukes itu, yang pernah jatuh bangun dari kegagalan? Simak yuk!!

  1. Henry Ford
    Kesuksesan Ford tidak terjadi dengan mudah, tetapi sekarang ia terkenal karena perusahaan mobilnya yang inovatif. Awal bisnisnya mengalami kegagalan dan membuatnya bangkrut sampai lima kali sebelum akhirnya ia mendirikan Ford Motor Company yang sekarang sukses sebagai pembuat mobil dari Amerika.
  2. R.H. Macy
    Orang-orang mengenalnya karena jaringan department store yang besar miliknya, tetapi Macy tidak memulainya dengan mudah. Ia memulai dengan tujuh bisnis yang gagal sebelum akhirnya memperoleh pencapaian yang besar dengan tokonya di New York City.
  3. F.W. Woolworth
    Sebagian orang mungkin sudah tidak mengenalnya saat ini, tetapi Woolworth pernah menjadi orang yang paling berhasil dalam sejarah department store di Amerika Serikat. Semasa mudanya sebelum memulai usaha sendiri, Woolworth bekerja pada sebuah toko pakaian dan tidak diizinkan untuk melayani pelanggan karena majikannya menganggap ia tidak mampu untuk itu.
  4. Soichiro Honda
    Bisnis bernilai miliaran dolar yang dimulai oleh Honda diawali dengan serangkaian kegagalan yang akhirnya membawa keberuntungan. Honda ditolak bekerja sebagai insinyur oleh Toyota Motor Corporation, hal ini membuatnya menjadi pengangguran selama beberapa waktu. Kemudian di rumahnya ia mulai membuat sepeda yang diberi motor, dan atas anjuran tetangganya, ia akhirnya memulai bisnis sendiri.
  5. Akio Morita
    Mungkin namanya jarang kita dengar, tetapi pasti kita sudah pernah mendengar nama perusahaannya, Sony. Produk pertama Sony adalah rice cooker yang sayangnya tidak dapat memasak nasi dengan baik, dan hanya terjual kurang dari 100 unit. Kegagalan pertama tidak membuat Morita dan rekan-rekannya berhenti, hingga akhirnya mereka membangun sebuah perusahaan yang sangat besar.

Nah, itu dia 5 orang-orang sukses yang memulai bisnis mereka  dengan kegagalan. Inti dari semuanya ini sederhana. Orang sukses berkomitmen untuk bertanggung jawab pada kesuksesan karirnya. Mereka menentukan tujuan yang tinggi dan melakukan apa pun untuk mencapainya. Mereka menanggapi dengan positif atas apa yang orang lakukan atau kejadian yang mereka alami – terutama yang negatif.

Jadi jika kita mengalami kegagalan jangan cepat menyerah, terus berusaha melakukan yang terbaik dan tetap melihat berbagai peluang yang ada di hidup kita. Tetap semangat karena mimpi menjadi orang sukses bukan sekedar mimpi jika kita mempunyai keinginan dan bekerja keras mewujudkannya.

Sumber: Kaskus.co.id

Artikel ini sudah dibaca 3 kali

7 Cara Bahagia di Tempat Kerja

 

Bekerja dengan penuh tantangan dan persaingan kadang menimbulkan banyak pikiran dan stres. Hal seperti ini yang membuat kita cenderung ingin mundur atau putus asa. Bila pekerjaan yang kita tekuni dengan hati yang senang, pastinya semuanya akan berjalan dengan lancar.

Hal apa saja yang harus diperhatikan untuk membuat diri kita tetap merasa nyaman dan bahagia dengan pekerjaan kita saat ini? Yuk coba lakukan beberapa cara berikut ini.

#1. Jadi diri sendiri

Usahakan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja Anda. Tentunya Anda juga harus menjadi diri sendiri, jangan sampai pekerjaan membuat Anda harus menjadi orang lain.

#2. Jangan Membandingkan Diri Sendiri dengan Orang Lain

Kemampuan orang dalam menciptakan prestasi di mana pun tempat kerja Anda, pastinya berbeda-beda. Jangan sampai Anda menghambat diri sendiri dengan membandingkan hasil kerja Anda dengan orang lain. Tetaplah percaya diri dengan diri sendiri serta lakukan yang terbaik yang Anda bisa.

#3. Hindari Terlalu Memaksakan Diri

Bekerja keras memang perlu diterapkan di dunia kerja. Namun, bekerja keras bukan berarti Anda tidak beristirahat. Cobalah untuk lebih santai dan memberi diri Anda waktu untuk menikmati waktu istirahat. Mulailah memberikan penghargaan atau hadiah kecil untuk diri sendiri. Sebuah studi oleh Cornel mengatakan bahwa penghargaan kecil dapat membuat orang menjadi lebih murah hati, ramah dan bahagia.

#4. Jangan Bergosip dan Menghakimi

Hindarilah bergosip ditempat Anda bekerja. Hal ini tentu sangat tidak baik, khususnya buat Anda dan orang yang sedang Anda bicarakan. Bila teman sekantor Anda mengajak untuk bergosip, usahakan menghindar. Sebelum Anda bergosip dan menghakimi, tanyakan kepada diri sendiri apabila Anda berada dalam posisi orang yang menjadi bahan gosip, apakah menyenangkan?

#5. Tata Ruang Kerja Anda

Memang ada saatnya kita merasa lelah dengan pekerjaan kita. Hal yang dapat dilakukan adalah mengembalikan rasa semangat. Cobalah tata ruang kerja dengan menempelkan gambar orang yang tersayang atau sesuatu yang menjadi favorit Anda. Hal ini tentunya akan menciptakan suasana kerja yang menyenangkan. Jangan sampai membiarkan meja kerja terlihat kotor dan berantakan.

#6. Saling Membantu

Menggunakan waktu Anda sebentar untuk menolong teman kerja Anda akan membuat mereka bahagia. Dalam studi di Harvard, karyawan yang membantu orang lain, sepuluh kali lebih mungkin fokus dengan pekerjaan. Selain itu juga 40 persen untuk mendapatkan promosi naik jabatan. Cobalah untuk terbuka dan saling menolong.

#7. Jauhi Orang Bersifat Negatif

Di setiap kondisi apapun, pastinya kita akan menemukan orang yang seperti ini. Hindarilah orang yang pengadu atau kerap menghasut. Jagalah batasan diri dengan orang tersebut, ketahuilah di mana Anda akan berdiri. Jangan sampai Anda merasa tidak nyaman dengan pekerjaan Anda, gara-gara orang tersebut sering menghasut Anda.

Nah itu tadi tips bahagia yang bisa Anda terapkan di mana pun Smart Leaders bekerja ya, selamat mencoba.

Sumber: Liputan6.com

Artikel ini sudah dibaca 4 kali

Opini Of The Day: Ternyata Kemampuan Berbicara yang Handal Bisa Membuat Anda Sukses!

Smart Leaders,

Berbicara di depan orang banyak atau yang biasa disebut Public Speaking adalah suatu hal yang penting di era sekarang ini. Dan Public Speaking merupakan salah satu skill yang wajib di miliki oleh setiap orang untuk membangun sebuah karier yang sukses. Dalam sebuah penelitian, membuktikan bahwa sebagian besar perusahaan menjadikan kemampuan public speaking masuk sebagai kriteria dalam menilai calon pelamar kerja di perusahaan.

Di masa sekarang, seorang yang cerdas dan mempunyai pengetahuan yang luas tanpa diimbangi dengan kemampuan dalam public speaking bukanlah segalanya untuk mencapai sebuah kesuksesan, Karena Public speaking, kita dapat mengetahui ataupun memengaruhi pola pikir seseorang dan kita dapat mengeluarkan ide-ide luar biasa yang kita ingin ungkapkan.

Lalu apa sih sebenarnya Public Speaking itu? Menurut Webster’s Third New International Dictionary, tercantum pengertian Public Speaking adalah:

The act of process of making speeches in public (proses memberikan pidato di depan publik)

The art of science of effective oral  communication with an audience (seni dari ilmu berkomunikasi lisan yang efektif bersama para pendengarnya).

 

Menurut Ys. Gunadi , pakar komunikasi dalam himpunan istilah Komunikasi:

Public Speaking adalah sebuah bentuk komunikasi yang dilakukan secara lisan tentang seuatu hal atau topik di hadapan banyak orang. Tujuannya adalah untuk memengaruhi, mengubah opini, mengajar, mendidik, memberikan penjelasan serta memberikan informasi kepada masyarakat tertentu pada suatu tempat tertentu.

Public Speaking merupakan sebuah rumpun keluarga Ilmu Komunikasi (Retorika) yang mencakup bersikusi, berdebat, pidato, memimpin rapat, moderator, MC, dan presenter serta kemapuan seseorang untuk dapt berbicara di depan public, kelompok maupun perseorangan yang perlu menggunakan strategi dan teknik berbicara yang tepat.

Adapun tips yang tepat agar Smart Leaders mudah dalam menguasai public speaking adalah :

#Niat yang benar.

#Memahami Audince.

#Menjadikan Audience menjadi bintang.

#Bergurau dengan audience.

#Yakinlah Anda seorang yang pakar.

#Sering berlatih.

#Memberi visualisai kesuksesan.

#Berinteraksi dengan hadirin Anda.

#Senyum, Sapa, Sanjung (S3) kepada hadirin.

Nah, dari pemamparan pengertian public speaking di atas, tentu kita mengetahui bahwa sebuah teknik bicara sangatlah mempengaruhi pola pikir pada seseorang, oleh karena itu kita perlu dan butuh keterampila berbicara efektif secara khusus, berupa sikap dan teknik berbicara yang memumpuni agar kita bisa melakukan itu semua, baik dalam penyampaian pesan, mempengaruhi orang, memotivasi, dan lain sebagainya.

Sumber: Hipwee.com

Artikel ini sudah dibaca 0 kali

Editor Pick For OOTD: Pilih yang Mana Nih? Passion Atau Opportunity?

Smart Leaders,

Pernahkah suatu hari Anda jadi bingung saat  melihat rekan kerja membicarakan sesuatu, dan tiba-tiba pikiran Anda justru nge-blank. Ini orang-orang pada ngomongin apa sih? Anda seolah merasa sama sekali tak nyambung atau tidak antusias sama sekali. Dan pada saat itulah Anda merasa bahwa ini adalah tempat yang tidak tepat, atau situasinya yang tidak tepat, atau memang kondisi kalian yang lagi jenuh sama kerjaan.

Ada sebuah riset menunjukkan bahwa “Follow your opportunity first, then apply your passion”. Intinya mengikuti passion tidaklah selalu bagus. Terkadang untuk mengejar passion kita justru melewatkan banyak kesempatan dalam hidup kita. Karena menurut riset tersebut kepuasan kerja masih didominasi oleh besarnya gaji yang diperoleh dan keahlian seseorang dalam bekerja.

Namun bisa jadi opportunity alias kesempatan itu justru membuka jalan menuju passion kita. Jadi, jangan terlalu rumit untuk mengikuti passion. Its your life. You can improve anything! Dan terkadang kita tidak tahu benarkah ini passion kita? Atau justru cuma hobi saja?

Bahkan karier mendiang Steve Jobs menggambarkan, “Don’t Follow Your passion! But DO what you LOVE.”

Apple Computer was decidedly not born out of passion, but instead was the result of a lucky break–a “small-time” scheme that unexpectedly took off.

Nah! Apple lahir dari kesempatan, bukan passion. Passion Steve Jobs sendiri justru mempelajari tentang zen buddhisme, sejarah barat, tarian dan mistisme Timur. Dia mencari pencerahan spiritual dan mencoba bidang elektronika hanya karena bisa memperoleh uang dalam waktu singkat. Tulisan ini dimuat dalam buku Dont Follow Your passion! By Cal Newport.

Oke, kembali ke topik passion. Apa sih passion? Bagaimana kita menentukan passion kita sebenarnya? Karena banyak dari kita ternyata masih keliru menerjemahkan passion ini.

#1. Tak sekedar cinta
Smart Leaders suka bola? Suka koleksi sepatu? Suka masak? Suka menulis? Lalu apakah lantas Anda jadi pemain bola? Atau penulis? Atau kolektor sepatu dan chef jadi profesi Anda? Smart Leaders hanya suka dan hal tersebut membuat Anda bersemangat dan hidup jauh lebih berwarna. Nah berarti ini hanya sekedar hobi, bukan passion.

#2. Enjoy, lupa waktu
Karena senangnya dan menikmati aktivitas tertentu, Smart Leaders sampai lupa waktu saat mengerjakannya. Tapi produktif loh yaa. Bahkan Anda juga suka lupa waktu kalau main games atau nonton drama korea misalnya. Tapi apa lantas passion Smart Leaders di drama korea? Pasti bukan juga kan? Misalnya Anda suka gambar atau menulis. Smart Leaders bisa melewatkan waktu berjam-jam untuk membuat suatu karya, dan Anda puas melakukannya

#3. Hampa jika tidak melakukannya
Ketika Anda tidak membuat tulisan dalam sehari, hal itu membuat Anda tak bersemangat, atau malahan tidak main musik seharian membuat Smart Leaders mendadak baperan. Bisa jadi ini passion Anda.

#4. Rasa Penasaran
Ikut training kepenulisan, ikut kelas musik yang menghabiskan banyak uang, beli buku apapun tentang cara memasak makanan, atau beli kamera berjuta-juta rupiah buat yang suka fotografi, rela Smart Leaders lakukan demi kesukaan Anda. Dan sama sekali tak menyesal melakukannya.

#5. Kreativitas dan Inovasi
Karya Smart Leaders sangat diakui banyak orang kualitasnya, sehingga itu diakui sebagai keahlian yang Anda miliki. Semakin Smart Leaders menekuninya muncul beragam kreativitas dan inovasi, dan Anda pun semakin semangat untuk produktif berkarya. Intinya adalah Smart Leaders tidak sekedar menikmati passion Anda, tapi juga makin produktif dengan passion itu.

Jadi, tentukan passion Smart Leaders sekarang juga yuk dan putuskan Anda memilih passion atau opportunity?

Sumber: Hipwee.com

Artikel ini sudah dibaca 0 kali

#OOTD: Kita Semua Harus Waspada, Baik Anak Muda atau Dewasa Bisa Terkena Hipertensi Kapan Saja

Smart Leaders,

Ternyata tekanan darah tinggi atau yang lebih dikenal hipertensi merupakan salah satu penyakit yang umum di kalangan masyarakat. Kemunculan penyakit ini harus diwaspadai betul, mengingat hipertensi adalah salah satu pemicu utama seseorang terserang penyakit stroke dan jantung koroner.

Tahukah Anda bahwa hipertensi akan memberikan dampak yang sangat buruk bagi tubuh, bahkan tak jarang juga mengakibatkan terjadinya kematian. Oleh karena itu, upaya pencegahan sangat penting untuk dilakukan. Lantas Anda akan bertanya, bagaimana cara mencegah penyakit hipertesi yang ampuh?

via https://3.bp.blogspot.com
via https://3.bp.blogspot.com

Nah sebelum mengulas lebih lanjut mengenai pencegahannya, alangkah baiknya jika Smart Leaders menyimak terlebih dahulu sekilas mengenai tekanan darah. Tekanan darah merupakan sebuah tekanan yang dialami oleh darah pada pembuluh arteri ketika darah dipompa oleh jantung ke seluruh tubuh. Lalu apa yang menyebabkan tekanan darah meningkat? Peningkatan tekanan darah disebakan oleh adanya penyempitan pada pembuluh darah. Selain itu, jika jumlah darah yang mengalir bertambah, maka tekanan darah juga ikut meningkat.

Hipertensi atau tekanan darah tinggi seringkali muncul karena adanya berbagai macam faktor penyebab yang menjadi pemicunya. Faktor penyebab hipertensi diantaranya adalah pola makan yang tidak teratur, gaya hidup yang kurang sehat, mengalami obesitas atau kegemukan, mengalami stress, serta faktor keturunan.

via http://penyakithipertensi.org
via http://penyakithipertensi.org

Kini faktor penyebab hipertensi sudah marak beredar di sekitar kita, oleh karenanya perlu diwaspadai, karena bisa jadi faktor penyebab tersebut sudah menjadi kebiasaan buruk kita sehari–hari. Selain itu, perlu Anda waspadai juga akan munculnya beragam gejala dari penyakit hipertensi ini, seperti sakit kepala yang berkepanjangan, pandangan kabur, mudah marah, dan tubuh sering merasa lelah.

Namun, Smart Leaders tidak perlu khawatir karena tekanan darah tinggi atau hipertensi dapat diatasi atau dicegah dengan menerapkan beberapa tips sehat berikut ini, diantaranya :

#Mengurangi konsumsi terhadap minuman yang mengandung alkohol.

#Mengubah pola hidup menjadi lebih sehat dari sebelumnya.

#Berolahraga secara rutin dan teratur.

#Tidak merokok

#Mengontrol berat badan

#Konsumsi rutin buah dan sayur

Jadi tips di atas bisa banget Smart Leaders harapkan untuk mampu membantu Anda dalam melakukan upaya pencegahan terhadap tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Sumber: Hipwee.com

Artikel ini sudah dibaca 0 kali

Editor Pick For #NOTD: Perusahaan Di Jepang Ini Memberlakukan Peraturan Bekerja Tanpa Kursi Bagi Para Pekerjanya

Hai Smart Leaders,

Percaya tidak kalau ternyata selain kesehatan yang utama, kursi juga menjadi perhatian besar bagi beberapa perusahaan di Jepang. Bahkan mereka sampai mengeluarkan peraturan yang dianggap aneh. Kenapa aneh? Karena sangat berlawanan dari kebiasaan di dunia kerja.

Lalu aturan seperti apa sih yang diberlakukan itu? Dilansir dari sumber terpercaya, aturan aneh tersebut adalah tentang kursi, dan ini dikeluarkan oleh perusahaan Iris Ohyama, yang memiliki kantor pusat di Prefektur Miyagi, Jepang. Perusahaan yang menjual peralatan kantor ini, mengeluarkan aturan khusus untuk bekerja tanpa kursi setiap harinya, namun ini hanya khusus ketika menggunakan komputer saja.

via sociorocketnewsen.files.wordpress.com
via sociorocketnewsen.files.wordpress.com

Larangan ini ternyata diterapkan secara cepat kepada seluruh karyawan dan jajaran manajemen dari perusahaan Iris Ohyama. Bahkan, mereka mengubah kantor yang dahulunya memiliki meja kerja dan kursi, dan masing-masing karyawan mendapatkan sebuah meja tinggi untuk meletakan komputer. Dan fakta terbarunya, ternyata desain ini juga akan diterapkan pula di seluruh kantor cabang Iris Ohyama.

Mengapa aturan aneh soal kursi ini diberlakukan? Ternyata mereka memandang banyak manfaat yang bisa didapatkan ketika berdiri saat kerja. Selain meningkatkan konsentrasi dan meningkatkan kreativitas, kebiasaan berdiri saat kerja juga meningkatkan kesehatan para karyawan.

via sociorocketnewsen.files.wordpress.com
via sociorocketnewsen.files.wordpress.com

Aturan ini berlaku untuk para pekerja yang sehat dan mampu berdiri ketika bekerja loh ya. Mereka yang secara medis tidak mampu berdiri lama, dibebaskan dari aturan ini dengan alasan kesehatan. Tentunya para pegawai wanita harus siap untuk melepas high heels mereka, karena harus berdiri lama tanpa kursi saat bekerja.

Nah Smart Leaders, apakah Anda mau mencoba aturan aneh perusahaan Jepang ini?

(sumber: rocketnews.com)

Artikel ini sudah dibaca 0 kali

#NOTD: Mau Mengubah Utang Menjadi Keuntungan? Ikuti Caranya yuk!

Smart Leaders

Menurut Anda, apakah mungkin uutang bisa menjadi keuntungan bagi kita semua? Terkadang saat kita membutuhkan uang lewat utang, tetapi seharusnya selalu ada jaminan yang perlu diberikan saat kita berutang. Nah jaminan tersebut tentunya akan didapatkan kembali saat utang sudah selesai.

Sayangnya, saat proses pembayaran utang tersebut, tapi ternyata keuangan juga kurang maksimal untuk menutupi kewajiban tersebut.

Walaupun kelihatannya utang itu tidak akan menguntungkan, jika tidak mencoba untuk mendapatkan dana cepat seperti itu, kita tidak bisa mengembangkan usaha yang mungkin saja akan sukses ke depannya. Kekhawatiran tidak bisa melunasi utang jika tagihanya membengkak nanti adalah salah satu alasan seseorang masih takut untuk mencoba berhutang. Terlebih jika utang tersebut berkaitan dengan perbankan yang membebankan bunga cukup tinggi.

Untuk itu yuk simak, berikut ini beberapa cara dalam mengubah utang menjadi keuntungan.

#Membayar Utang Jadi yang Utama

Smart Leaders, supaya Anda bisa mengembalikan utang, ada beberapa hal yang harus dilakukan. Anda harus bisa mengurangi pengeluaran-pengeluaran kecil yang tidak penting. Cobalah untuk membuat anggaran kebutuhan dan pengeluaran rutin Anda.

Nantinya, anggaran tersebut akan membuat Anda tahu, berapa besarnya kebutuhan selama sebulan. Berdasarkan daftar tersebut, Anda juga harus mengutamakan kebutuhan yang paling penting terlebih dulu, misalnya utang.

#Mencatat Setiap Uang yang Masuk dan Keluar

Anda juga harus mencatat setiap uang yang masuk dan keluar yang sedang berjalan saat ini. Dengan begitu, Anda bisa mengetahui berapa besar uang yang dikeluarkan untuk kebutuhan sehari-hari. Diharapkan catatan tersebut akan mencegah Anda untuk mengeluarkan uang di luar anggaran.

#Hindari Bayar Utang dengan Utang

Biasanya saat sedang banyak hutang, kita tidak bisa berpikir terlalu jernih. Asalkan ada solusi yang bisa digunakan untuk membayar utang tersebut maka solusi itu akan diambil walaupun ujung-ujungnya harus berutang kembali.

Biasanya ini terjadi pada utang kartu kredit yang ditutup dengan utang kartu kredit lagi. Hindari “gali lubang, tutup lubang” seperti ini. Memulai utang baru, berarti Anda akan siap dengan beban utang baru dan masalah baru.

#Dapatkan Suntikan Dana dari Investor

Mungkin Anda juga harus mencoba untuk mendapatkan suntikan dana dari investor sebagai solusi utang Anda. Bekerja sama dengan investor untuk membangun bisnis atau meneruskan bisnis yang sedang kurang baik bisa jadi akan memberikan keuntungan untuk Anda.

Pastikan dalam hal berbagi keuntungan dengan investor harus sesuai dengan perjanjian. Jagalah kepercayaan investor agar tetap mau bekerja sama. Khusus cara ini, buatlah proposal bisnis yang menarik agar investor percaya dan mau menanamkan uangnya pada bisnis kita.

#Utang Bisa Menguntungkan Jika Pandai Mengelolanya

Walaupun sedang dalam keadaan berutang, kita tetap harus bisa mengelola keuangan agar sebisa mungkin tetap dapat melunasi utang.

Ternyata masih ada beberapa cara ya Smart leaders yang bisa banget Anda lakukan untuk bisa melunasi utang. Hindari membayar utang dengan utang. Belajarlah lebih hemat lagi agar utang menguntungkan Anda ya smart Leaders.

Sumber: Liputan6

Artikel ini sudah dibaca 1 kali

Narration Of The Day: Sering Penasaran dengan Pekerjaan Pertama Orang Terkaya di Dunia? Simak Yuk!

Smart Leaders,

Kita semua tahu kalau kebanyakan orang-orang terkaya di dunia merupakan pemilik perusahaan. Ada yang memulai bisnisnya  dari nol, ada juga yang memang keturunan keluarga kaya. Tapi sudahkah Anda tahu pekerjaan seperti apa yang dilakoni oleh orang-orang kaya di dunia?

Simak ulasannya yuk.

Warren Buffet
Total kekayaan: US$ 75,6 miliar
Pekerjaan pertama: Loper koran

Warren Buffet mulai membangun kerajaan bisnisnya sejak usia tiga belas tahun, saat dia bekerja sebagai loper koran. Perlu dicatat, Buffet pertama kali berinvestasi saham saat berusia sebelas tahun dengan membeli saham Cities Service seharga US$38. Uang yang dikumpulkan kemudian menjadi modal berbisnis mesin pinball saat remaja.

Setelah lulus SMA, di saat teman-teman sebayanya sibuk berpacaran, Buffet sudah memiliki sebidang tanah di Omaha seharga US$1.200. Ia lulus kuliah dengan mengantongi US$10.000 dari bisnisnya.

 

Oprah Winfrey
Total kekayaan: US$ 3 miliar
Pekerjaan pertama: Kasir supermarket

Terlepas dari profesinya sebagai host ternama, Oprah Winfrey ternyata memulai kariernya sebagai kasir supermarket. Supermarket tersebut terletak di sebelah usaha pangkas rambut milik ayahnya.

Tidak puas, Winfrey berusaha mewujudkan mimpinya di bidang broadcasting. Dia kemudian diterima menjadi pembaca berita di sebuah stasiun radio di usia enam belas tahun.

 

Michael Bloomberg
Total kekayaan: US$ 47,5 miliar
Pekerjaan pertama: Tukang parkir

Siapa sangka, Michael Bloomberg yang kini dikenal sebagai politikus dan investor handal ternyata pernah menjadi tukang parkir.

Berasal dari keluarga kelas menengah, Bloomberg membayar sendiri biaya kuliahnya sampai memperoleh gelar MBA dari Harvard. Dia kemudian berkarier di Wall Street. Kini Bloomberg merupakan salah satu dalam jajaran orang terkaya di Amerika.
Bill Gates
Total kekayaan: US$ 86 miliar
Pekerjaan pertama: Programmer

Siapa yang tidak kenal Bill Gates sang pendiri Microsoft? Gates yang drop out dari Harvard sudah memiliki ketertarikan pada teknologi sejak muda. Pekerjaan pertamanya adalah sebagai programmer komputer saat masih duduk di bangku SMA.

Kini Gates menjadi orang terkaya di dunia dan posisinya ini belum tergeser bertahun-tahun. Meski demikian, Gates yang dikenal sebagai maniak komputer sejak kecil ini mengurangi aktivitasnya di Microsoft sejak tahun 2008 untuk fokus pada kegiatan amal.

Melalui yayasan Bill & Melinda Dates yang didirikannya bersama sang istri, Gates menggelontorkan banyak uang untuk memperbaiki taraf pendidilkan, menghapus kelaparan, dan mengembangkan vaksin baru.
Jeff Bezos
Total kekayaan: US$ 72,8 miliar
Pekerjaan pertama: Tukang panggang di McDonald

Jauh sebelum mendirikan Amazon, Jeff Bezos berkutat di depan panggangan McDonald karena dia digaji untuk membolak-bolak roti dan burger. Pekerjaannya ini dilakoninya saat masih duduk di bangku SMA, tepatnya saat masih berusia 16 tahun.

Saat itulah dia belajar mempelajari suatu pengalaman yang berguna untuk bisnisnya kelak, yakni tentang kecepatan penyampaikan produk dari penjual ke konsumen tanpa komplain.

Kita semua tahu kalau menjadi loper koran atau tukang parkir tidak menjajikan kita menjadi orang kaya. Namun hal menarik yang bisa ditarik dari orang-orang kaya ini adalah bahwa mereka menemukan passion di usia mudia. Entah itu di bidang teknologi, investasi, atau bisnis. Hal ini membuktikan, bahwa dengan menekuni passion dengan sungguh-sungguh, kesempatan untuk sukses pun menjadi lebih besar.

Sumber: Liputan6

Artikel ini sudah dibaca 2 kali

1 2 3 54