fbpx
June 20, 2017

Editor Pick For #NOTD: Pekerjaan Pertama Memang Tidak Langsung Menyenangkan, Apalagi Kalau Gajinya Tak Seberapa. Meski Begitu Anda Tetap Harus Semangat!

Smart Leaders, 

Setelah lulus kuliah, salah satu hal yang paling Smart Leaders tunggu adalah momen saat Anda mencari kerja atau saat-saat menjalani pekerjaan pertama Anda. Smart Leaders pun berandai-andai seperti apa rasanya bekerja setelah sebelumnya sibuk dengan hal-hal khas mahasiswa. Di dalam bayangan Anda , bekerja itu lebih seru. Tak seperti kuliah yang menurut Anda kurang tantangannya.

Namun saat Smart Leaders menjalani pekerjaan pertama Anda, apa yang menjadi bayangan Anda sebelumnya sirna sudah. Ternyata bekerja tak sesederhana itu, tidak hanya duduk, mengetik lalu terima gaji bulanan. Hal yang Anda bayangkan pun seketika berubah, apalagi ketika pekerjaan pertama Anda itu gajinya tak seberapa.

Saat menjalani pekerjaan pertama dengan gaji yang tak seberapa, banyak suka duka yang Smart Leaders rasakan. Beberapa di antaranya bahkan membuat Anda hampir menyerah.

 

#Kebingungan mengatur keuangan pasti Smart Leaders rasakan. Mau tak mau Smart Leaders harus hidup hemat agar bisa cukup untuk biaya hidup satu bulan

via unsplash.com
via unsplash.com

Saat berhasil mendapatkan pekerjaan pertama setelah lulus kuliah, bangga pasti Smart Leaders rasakan. Seakan perjuangan Anda selama ini terbayarkan dengan sebuah posisi yang kini Smart Leaders jalani. Namun ketika nominal gaji tak sesuai dengan harapan Anda, Smart Leaders pasti kebingungan untuk mengatur keuangan. Mau tak mau Smart Leaders harus menyiasatinya agar cukup untuk memenuhi kebutuhan Anda.

Demi tercukupinya kebutuhan sehari-hari Smart Leaders bahkan rela untuk tidak lagi menghabiskan waktu untuk sekedar nongkrong atau ngopi-ngopi santai lagi. Anggaran belanja Anda pun harus Smart Leaders potong demi tegaknya keadaan finansial diri.

 

#Inginnya menyisihkan penghasilan untuk nabung, tapi kok sulit ya dilakukan

via unsplash.com
via unsplash.com

Saat sudah bekerja, Smart Leaders inginnya pasti bisa menyisihkan penghasilan untuk ditabung. Untuk berjaga-jaga jika ada suatu hal terjadi nanti. Namun pada kenyataannya, hal itu sangatlah sulit untuk Smart Leaders lakukan. Mengingat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja Smart Leaders pas-pasan, apalagi untuk menabung. Hmmm cukup bikin pusing tujuh keliling.

Bulan ini bisa nabung nggak ya? Eh kayaknya nggak bisa deh. Mau bayar cicilan

 

#Terkadang Smart Leaders juga merasa iri dengan teman-teman yang gajinya sudah lumayan

via idntimes.com
via idntimes.com

Ketika Smart Leaders bertemu teman-teman Anda yang juga sudah bekerja, kadang rasa iri bersarang di hati. Mengingat pekerjaan mereka lebih baik dari Anda. Diam-diam Smart Leaders merasa lebih iri lagi ketika mengetahui penghasilan mereka yang jauh lebih baik dari Anda. Rasanya seperti menjadi upik abu sendiri. Padahal usaha Anda selama ini juga tak kalah dari mereka.

Ya ampun sebulan dia bisa dapet tiga kali gajiku?!!

 

#Rasanya Smart Leaders ingin menyerah dan resign aja. Namun apa iya setelah itu Smart Leaders bisa mendapat pekerjaan yang lebih baik lagi?

via www.vemale.com
via www.vemale.com

Pekerjaan pertama Anda pun seakan ingin Smart Leaders lepaskan aja. Mengingat penghasilan Anda tak seberapa. Bahkan beberapa kali Smart Leaders tak bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari, kalau tak diimbangi dengan hidup hemat. Saat semangat Smart Leaders untuk menyerah dan resign semakin kuat, lalu Smart Leaders pun berpikiran apakah besok Smart Leaders akan mendapat pekerjaan yang lebih baik lagi. Dilema pun Smart Leaders rasakan ketika pikiran tersebut muncul.

Fix, bulan depan aku resign!

Tapi aku bakalan dapat pekerjaan lain yang lebih baik nggak ya?

 

#Kadang Smart Leaders membesarkan hati dengan iming-iming, biar pun gaji kecil yang penting pengalaman Anda bisa meningkat sedikit demi sedikit

via unsplash.com
via unsplash.com

Meskipun gaji tak seberapa dan pernah hampir menyerah, Smart Leaders pun memilih untuk bertahan. Dengan susah payah Smart Leaders membesarkan hati dengan iming-iming akan pengalaman yang Smart Leaders dapat. Smart Leaders juga bisa sekalian menjalin jaringan pertemanan yang lebih luas lagi jika tetap menjalani pekerjaan ini.

 

#Setidaknya Smart Leaders tak mengalami hal tersebut sendiri. Masih banyak teman kantor Anda yang merasakan hal seperti ini

via epsfamily.com
via epsfamily.com

Menjalani pekerjaan dengan gaji yang tidak seberapa membuat Anda jadi berbenah diri. Bahwa memang kapasitas Anda sebagai lulusan baru memang belum terlalu mumpuni untuk langung mendapatkan penghasilan tinggi. Setidaknya tak hanya Smart Leaders sendiri yang menjalani hal seperti ini. Masih banyak teman kantor Anda yang bernasib sama atau bahkan yang lebih kurang beruntung daripada Anda.

Karena di dunia ini tak ada yang instan. Begitu pula dalam masalah pekerjaan serta penghasilannya. Perlu usaha dan langkah awal dari bawah dulu apabila Smart Leaders ingin mendapatkan yang lebih besar daripada yang Smart Leaders dapatkan sekarang. Jangan menyerah dulu saat apa yang Smart Leaders harapkan tak sesuai dengan kenyataan. Siapa tahu ini merupakan langkah awal Anda untuk mendapatkan kesuksesan.

sumber: hipwee.com

~ Artikel ini sudah dibaca 8 kali

Share yuk!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!