Ingin Menyeimbangkan Kehidupan Kerja dan Pribadi? Kuncinya Bukan Di Waktu

Menyeimbangkan kehidupan kerja dan pribadi bukan masalah membagi waktu (by: imperial.ac.uk)
Menyeimbangkan kehidupan kerja dan pribadi bukan masalah membagi waktu (by: imperial.ac.uk)

Apakah Anda merasa letih karena merasa kehidupan professional dunia kerja mendominasi sebagian besar waktu Anda? Anda merasa khawatir tidak bisa menyeimbangkan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.

Pendapat umum mengatakan bahwa mengurangi waktu bekerja dan melebihkan saat bersantai merupakan salah satu kunci kebahagiaan. Laura Garnett membantah pendapat tersebut. Dalam artikelnya di Inc.com, kunci keseimbangan tersebut bukanlah bagaimana Anda membagi waktu antara bekerja dan bermain. Yang seharusnya Anda lakukan adalah fokus ke cara Anda menghabiskan waktu ketika melakukan dua hal tersebut. Ubah cara berpikir mengenai cara Anda bekerja dan menjalani kehidupan.

Berikut adalah hal yang harus diperhatikan untuk mencapai keseimbangan kehidupan kerja Anda.

  1. Perhatikan hal yang menguras energi Anda di tempat kerja

Jika Anda hanya berpikir mengenai cara mengurangi pekerjaan, sebaiknya Anda berpikir mengenai hal yang sebenarnya menguras energi Anda di tempat kerja. Sebagian besar akan berpikir penyebabnya adalah beban kerja, deadline yang terlalu sempit, atau hal lainnya.

Bagaimana jika ternyata penyebabnya bukan hal tersebut? Mungkin masalah utamanya adalah Anda berada di pekerjaan yang tidak sesuai dengan jiwa Anda. Jika akar permasalahannya adalah hal tersebut, mengurangi waktu di kantor tidak akan membuat perubahan yang drastis.

 

  1. Optimasikan waktu Anda, baik ketika bekerja atau tidak.

Sangat penting memperhatikan kualitas waktu yang Anda habiskan di luar kantor. Bagaimanapun, sama pentingnya memperhatikan cara Anda menghabiskan jam kerja. Optimalkan waktu Anda menyelesaikan beban pekerjaan Anda. Perubahan apa yang bisa Anda lakukan untuk bekerja secara efektif dan efisien? Bagaimana cara Anda supaya lebih proaktif dalam pekerjaan? Adakah waktu terbuang ketika Anda bekerja yang tidak diperhatikan?

Larry Winget dalam bukunya yang berjudul It’s Called Work For a Reason┬ámengatakan bahwa yang penting bukanlah berapa banyak waktu yang Anda habiskan untuk menyelesaikan pekerjaan, tapi berapa banyak pekerjaan yang Anda selesaikan dalam waktu tersebut.

Pikirkan baik-baik, lalu perubahan yang Anda lakukan mungkin akan mengejutkan.

 

  1. Temukan pekerjaan yang memunculkan antusias Anda

Daripada mendorong orang-orang untuk mengurangi waktu kerjanya, lebih baik bantu mereka menemukan pekerjaan apa yang paling cocok dengan mereka. Anda lebih baik menempatkan seseorang yang supel,  mudah bergaul, dan memiliki energy yang berlimpah pada posisi yang memungkinkan mereka bertemu dan berinteraksi dengan banyak orang. Jika Anda menempatkannya pada posisi yang membuatnya berada di ruangan tertutup delapan jam sehari, motivasi bekerjanya akan berkurang cepat.

Jika seseorang berada pada pekerjaan yang sesuai dengan passion yang dimilikinya, maka antusiasmenya tidak akan surut drastic seiring waktu.

Pikirkan tentang tiga hal ini lalu buatlah perubahan berdasarkan hal yang Anda temukan. Anda akan lebih bersemangat dalam pekerjaan dan kehidupan pribadi Anda akan lebih menyenangkan.

Artikel ini sudah dibaca 0 kali

Share yuk!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *