fbpx
October 23, 2015

Integritas Dimulai dari Hal-hal Kecil

Integritas memang sangat penting bagi kesuksesan bisnis, tapi kita justru makin membutuhkannya jika ingin menjadi pribadi berpengaruh. Integritas melandasi kualitas lainnya, seperti rasa hormat, martabat, dan kepercayaan. Jika fondasi integritas Anda lemah atau bercela, tidak mungkin kita bisa menjadi pribadi yang berpengaruh. Seperti yang ditegaskan oleh Cheryl Biehl, “Jika Anda tidak bisa memercayai seseorang dalam segala hal, Anda pun tidak bisa benar-benar memercayainya dalam hal apa pun — itulah salah satu kenyataan hidup.” Orang-orang yang mampu menyembunyikan ketidak jujuran mereka dalam jangka waktu tertentu akan mengalami kegagalan, dan pengaruh apa pun yang pernah mereka tanamkan hilang begitu saja.

Integritas itu bagaikan fondasi rumah di tengah ganasnya terpaan badai. Jika fondasinya kuat, rumah itu akan bertahan dari banjir bandang. Namun, ketika ada retakan pada fondasi itu, serangan badai akan memperdalam retakannya hingga fondasi tersebut — dan seruluh rumah — akhirnya roboh.

Karena itulah, penting untuk menjaga integritas dengan mengurus baik-baik perkara kecil. Banyak orang salah paham dan mengira mereka bisa melakukan tugas sepele dengan asal-asalan. Selama tidak ada kesalahan besar, mereka akan baik-baik saja. Namun aturan mainnya bukan seperti itu. Webster’s New Universal Unabridged Dictionary memaknai integritas sebagai “ketaatan terhadap prinsip moral dan etika; keutuhan karakter moral; kejujuran.” Prinsip tidak boleh dibengkokkan. Sedikit kebohongan demi kebaikan tetap saja kebohongan. Pencurian tetap saja pencurian. Integritas lebih mengutamakan karakter dari pada benda, pelayanan dari pada kekuasaan, prinsip dari pada kenyamanan, dan pandangan jangka panjang dari pada kepuasan instan.

Membangun dan menjaga integritas perlu perhatian yang terus-menerus. Josh Weston, pimpinan dan CEO Automatic Data Processing,  Inc., berkata, “Saya selalu berusaha untuk hidup dengan aturan sederhana ini: jangan lakukan apa pun yang akan membuat Anda merasa tidak nyaman saat membacanya di Koran esok pagi.”

Temukan inspirasi lainnya untuk mengembangkan kepemimpinan Anda melalui buku How To Influence People karya John C. Maxwell

~ Artikel ini sudah dibaca 95 kali

Share yuk!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!