fbpx
October 23, 2015

Integritas Tidak Sama dengan Reputasi

 

Tentu saja, reputasi yang baik itu sangat berharga. Raja salomo dari Kerajaan Israel kuno menyatakan, “nama baik lebih berharga dari pada kekayaan besar, dikasihi orang lebih baik dari pada perak dan emas.” Akan tetapi, reputasi yang baik adalah cerminan dari karakteristik seseorang. Jika reputasi yang baik adalah emas, memiliki integritas adalah seperti memiliki tambangnya. Jangan terlalu menghiraukan pendapat orang lain — mulailah memperhatikan karakter batiniah Anda. D. L. Moody menulis, “jika saya menguras karakter saya” reputasi saya akan mengurus dirinya sendiri.”

Jika Anda kepayahan menjaga integritas Anda, padahal sudah melakukan semua hal yang benar dari luar — dan hasilnya masih tidak memuaskan — berarti ada sesuatu yang salah dan perlu diubah dari dalam. Lihatlah pertanyaan-pertanyaan berikut. Pertanyaan-pertanyaan ini dapat membantu Anda memperjelas bidang-bidang yang perlu mendapat perhatian.

Pertanyaan-pertanyaan untuk mengukur integritas Anda

  1. Seberapa baik saya memperlakukan orang yang tidak memberi saya keuntungan apa pun?
  2. Apakah saya terbuka dan mudah dipahami orang lain?
  3. Apakah sikap dan pribadi saya terus berubah-ubah, tergantung yang saya hadapi?
  4. Apakah kepribadian saya tetap sama, baik di depan orang lain maupun ketika sendirian?
  5. Apakah saya dengan cepat mengaku salah tanpa harus dipaksa melakukannya?
  6. Apakah saya mendahulukan kepentingan orang lain di atas agenda pribadi saya?
  7. Apakah saya memiliki standart yang tak tergoyahkan dalam mengambil keputusan moral, atau kah keadaan yang menentukan pilihan saya?
  8. Mampukah saya mengambil keputusan sulit, sekalipun keputusan itu mengharuskan saya berkorban?
  9. Ketika mengucapkan sesuatu tentang orang lain, apakah saya berbicara kepada mereka atau membicarakan mereka?
  10. Apakah saya bertanggung jawab pada setidaknya satu orang atas apa yang saya pikirkan, katakan, dan lakukan?

Temukan inspirasi lainnya untuk mengembangkan kepemimpinan Anda melalui buku How To Influence People karya John C. Maxwell

~ Artikel ini sudah dibaca 90 kali

Share yuk!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!