fbpx
October 31, 2016

Jangan Remehkan Freelancer! Mereka Tak Kalah Kok dengan Pegawai Kantoran

Hallo Smart Leaders,

Zaman sekarang, masih banyak orang yang memandang sebelah mata freelancer. Padahal apa sih yang salah menjadi freelancer? Mereka tidak punya kantor? Tak ada jam kerja yang pasti? Lantas mereka dianggap lebih ‘rendah’?

Come on, guys! Coba buka mata Anda dan lihat lebih dekat bagaimana freelancer itu bekerja. Mereka yang jadi freelancer itu bisa sukses dan tak kalah sama karyawan kantoran, kok! Serius!

1. Freelancer itu satu paket yang unik. Mereka memiliki kebebasan waktu namun juga terikat tanggung jawab.

via talnts.com
via talnts.com

Kalau Anda bilang pekerja freelance itu cuma luntang-luntung tak jelas, Anda salah besar! Memang kelihatannya dia sangat “santai”. Namun dia juga punya tanggung jawab yang harus dikerjakan. Tentu saja, menyelesaikan pekerjaan atau order yang ia terima. Hanya saja, ia bebas menentukan sendiri kapan waktu menyelesaikannya.

Siapa tahu sewaktu Smart Leaders tidur, lalu dia justru sedang keras-kerasnya konsentrasi? Jika sedang mendapatkan banyak order atau pekerjaan, jam kerjanya tak kalah dengan pekerja 09.00 – 17.00 lho! Bahkan bisa saja lebih!

2. Kehidupan freelancer jelas lebih stabil. Artinya mereka bisa menyeimbangkan waktu mana yang untuk bekerja dan waktu mana yang untuk keluarga.

via roughtype.co.uk
via roughtype.co.uk

Kehidupan mental dan psikologis freelancer dapat dikatakan cenderung stabil. Dia bisa menjalani hari-harinya dengan baik karena porsi antara kerja dan kehidupan pribadinya seimbang. Berbeda dengan pekerja kantoran, yang harus ada di kantor dari 09.00 – 17.00. Namun faktanya, delapan jam kerja itu bisa berubah menjadi 10 atau 12 jam. Mungkin lebih.

3. Soal gaji, freelancer tidak perlu diragukan lagi. Selama mereka aktif memasarkan diri dan berprestasi, gaji dengan nominal tinggi tak perlu ditanya lagi.

via camillenathania.com
via camillenathania.com

Freelance itu 11:12 dengan wirausaha. Ketika wirausahawan menawarkan produk atau jasa, freelancer menawarkan keahlian orang. Karenanya, freelancer dituntut memiliki keahlian atau prestasi yang mumpuni. Kalau kemampuan mereka teruji, gaji tinggi pasti datang sendiri.

4. Freelancer mungkin tidak punya pangkat atau jabatan. Tapi, mereka punya portofolio yang membuatnya dipercaya orang.

via experience-sprachreisen.de
via experience-sprachreisen.de

Jenjang karir atau pangkat yang tinggi sudah pasti menarik di mata para karyawan kantoran. Tapi bagi para freelancer, portofolio yang baik adalah pangkat paling berharga mereka. Portofolio tersebut bukan cuma sekedar penghias CV atau penambah gengsi. Portofolio juga menjadi tolok ukur bagaimana mereka dipercaya oleh para klien

5. Karena mengumpulkan banyak portofolio, kemampuan mereka semakin berkembang dan tidak kalah dengan manajer di kantoran.

via kaboompics.com
via kaboompics.com

Sebenarnya, mengumpulkan portofolio yang baik bukanlah hal yang mudah lho! Kalau freelancer tidak bekerja dengan maksimal, klien bisa merasa kecewa dan tidak percaya lagi padanya. Karena motivasi kerja dan ketekunan para freelancer sangatlah tinggi demi sebuah kepercayaan.

6. Mereka yang bekerja secara freelance, punya kemampuan yang spesifik dan bisa terus digali.

via creativedigest.co.uk
via creativedigest.co.uk

Bagaimana rasanya bekerja dengan passion? Mungkin kebanyakan freelancer sudah merasakannya. Biasanya, orang yang tekun menjalani profesi freelancer sudah mantap dengan passion-nya. Lantas, ia menjalani passion tersebut sambil terus menggali dan meningkatkan kemampuannya tersebut.

Lalu, bagaimana dengan mereka yang bekerja di kantor dari jam 09.00 – 17.00? Apakah sudah semuanya bekerja sesuai passion? Sepertinya, belum semuanya.

7. Di era digital teknologi seperti sekarang, justru freelancer dengan keahlian yang spesifiklah yang banyak dicari.

via unlockmen.com
via unlockmen.com

Di era digital seperti sekarang, begitu banyak perusahaan-perusahaan teknologi bermunculan. Banyak di antara mereka yang membutuhkan tenaga ahli dan kebanyakan datangnya dari freelancer. Jadi, bukankah ini adalah kesempatan emasnya freelancer?

8. Bahkan lowongan kerja untuk freelance tidak bisa dibilang sedikit. Mulai dari jurnalis, fotografer, atlet, penulis, hingga desainer grafis.

via dojoblog.net
via dojoblog.net

Kalau Anda jeli, banyak lho pekerjaan-pekerjaan freelance di sekitar kita! Mulai dari jurnalis, fotografer, penulis, atlet, artis, seniman, marketing, konsultan kuliner, hingga desainer grafis. Hampir semua bidang bisa dijelajahi bukan?

9. Buat freelancer, tidak perlu pakai jas berdasi kalau mereka memang sudah dibekali talenta dan prestasi.

via sellstockphotos.biz
via sellstockphotos.biz

Karena mereka akan dicari orang, bukan mencari orang atau perusahaan.

10. Dengan kemampuan mengatur finansial yang baik, tak perlu takut hidup sebagai freelancer. Anda bahkan sangat bisa menghidupi keluarga Anda sendiri.

via ilanelanzen.com
via ilanelanzen.com

Jika secara psikologis kehidupan freelancer dapat dikatakan seimbang, begitu pula dengan kehidupan keuangannya. Banyak kok freelancer di negeri kita yang sudah membuktikannya. Mereka bisa hidup dengan mapan dan menghidupi keluarga serta kedua orang tua. Bahkan hanya beberapa kali kerja saja, penghasilan mereka sudah setara dengan sebulan gaji.

Jadi sekarang apa Smart Leaders mulai tertarik menjadi freelancer? Yuk susun portofolio Anda sejak dini biar hasilnya tak kalah sama yang kerja kantoran!

~ Artikel ini sudah dibaca 33 kali

Share yuk!

One thought on “Jangan Remehkan Freelancer! Mereka Tak Kalah Kok dengan Pegawai Kantoran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!