fbpx
May 18, 2016

Jendela Dunia? Mengapa Harus Buku ?

Smart Leaders, kenapa sih buku itu pintu ilmu atau jendela dunia? Kata kebanyakan orang membaca buku sama dengan membuka tirai dunia, membawa dunia lebih dekat dengan kita. Malah ada di tangan kita, dalam lembaran kertas berisi tulisan bermakna, kalimat- nya tertata dengan struktur tertentu yang bervariasi. Inilah makna buku secara klasik konvensional.

Buku itu gudang ilmu. Yang lebih tepat, menurut mimin, buku adalah ladang ilmu. Ladang tempat menyemaikan benih. Benih yang unggul akan bagus hasilnya. Benih buruk, buruklah buahnya. Tak heran ada buku yang menjadi ladang maksiat, mengubah pikiran orang menjadi marxis dan melekatkan ateisme di selaput kelabu otaknya. Bersamaan dengan itu, ada buku yang menjadi ladang kebaikan, menggiring orang pada kebenaran dan hiburan bagi kalbu.

Buku adalah investasi yang tiada habisnya dan tak ternilai harganya. Kita sering mendengar orang mengatakan jika buku itu merupakan pintu ilmu pengetahuan, atau buku itu jendela dunia. Pendapat itu banyak benarnya karena membaca buku sama dengan membuka tirai dunia, membawa dunia lebih dekat dengan seorang pembaca.

Lewat buku kita menjadi makin tahu. Orang yang belum pernah ke Alaska menjadi tahu kondisi di sana lewat koran, majalah, tabloid atau buku. Buku-buku tentang kedigjayaan bangsa dan budaya Mesopotamia di Irak zaman dahulu bisa kita ketahui lewat buku juga. Yang belum pernah mendaki Himalaya di India menjadi tahu cerita tentang makhluk Yeti yang misterius itu, juga dari buku. Tentang jagat raya atau makrokosmos seperti planet, bintang-gemintang, asteroid, komet, matahari hingga galaksi, alam renik semisal bakteri-kuman, juga bisa didapat di buku. Sejarah tentang kertas atau papirus dan riwayat mesin cetak Gutenberg juga dapat ditelusuri di buku-buku.

Demikian pula jagat raya atau makrokosmos seperti planet, bintang-gemintang, asteroid, komet, matahari hingga galaksi, alam renik semisal bakteri-kuman, juga bisa didapat informasinya dengan memaca buku. Terhadap sejarah asal muasal kertas atau papirus dan riwayat mesin cetak Gutenberg juga dapat ditelusuri di buku-buku. Bahkan asal mula adanya buku itu sendiri hanya bisa diketahui melalui buku.

Singkatnya, semua yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi termasuk ajaran agama, sekte kepercayaan, teknologi lama dan baru, sejarah dan situs purbakala hingga yang paling tua bisa dilacak keberadaannya lewat buku. Tak berlebihan jika buku disebut penyambung “lidah sejarah”. Ia meniti dan melintasi zaman sambil mengumpulkan data-data penting. Buku akan mendata pernak-pernik adat dan budaya di setiap wilayah.

Sebagai penyambung kebudayaan, buku begitu penting bagi masyarakat beradab yang selalu berpikir untuk maju. Catatan penemuan, ilmu, dan teknologi terbaru dari sejumlah buku dipelajari oleh ilmuwan, lalu diuji coba di laboratorium kemudian hasilnya dituangkan dalam buku juga. Dari rekaman buku ini, ilmuwan generasi selanjutnya bisa menyempurnakan atau mengoreksi penemuan-penemuan sebelumnya. Bagaimanapun, buku adalah satu alat komunikasi antarilmuwan lintas agama, lintas budaya, lintas negara, juga lintas masa, waktu, dan peradaban.

Manfaat lainnya dari buku yang konkret dan tidak bisa disangsikan lagi adalah bahwa buku itu mampu mengubah arah hidup seseorang. Buku menuntun dan membentuk dasar sikap kepribadian seseorang. Betapa banyak orang-orang yang mulanya “biasa” saja, kemudian berubah menjadi manusia unggulan disebabkan oleh buku yang ia baca. Betapa banyak orang “kecil” yang berubah menjadi manusia besar, juga bermula karena buku yang ia baca. Bahkan jika kita mau lebih jeli, ternyata kebanyakan tokoh-tokoh sukses di dunia, menemukan pondasi dan arah hidupnya setelah terinspirasi dari buku-buku yang pernah ia baca.

Nah Smart Leaders, itu tadi sekilas pembahasan tentang buku. Pasti banyak kan pembahasan tentang buku yantg bisa dibahas. Kalau menurut Smart Leaders nih, apa sih buku itu? Kalau seumpama buku tak ada di dunia ini, apa sih yang akan terjadi? Itu yang masih sering jadi pertanyaan kontroversial sampai sekarang dan akan mimin bahasa di next artikel. Yang penasaran jangan lupa buat baca dan share ya. Happy Reading.

~ Artikel ini sudah dibaca 39 kali

Share yuk!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!