fbpx
May 28, 2018

Karakteristik Sebuah Tim yang Baik

Smart Leaders, semua tim sukses memiliki beberapa karakteristik yang sama. Jika Anda, sebagai pemain tim, pemimpin tim, atau pelatih bisa menumbuhkan kualitas ini di kelompok yang Anda pimpin, mereka akan menjadi tim yang anggotanya saling melekat dan mampu melompat melintasi bangunan tinggi atau menyelesaikan tugas apa pun.

John C. Maxwell menuliskan karakteristik yang dimiliki tim yang sukses.

  1. Anggota tim saling memerhatikan

Semua anggota tim hebat mengawalinya dengan kualitas ini. Saling memerhatikan adalah dasar di mana segala hal dibangun. Tim yang tidak terikat tidak bisa dibangun. Hal ini karena mereka tidak pernah menjadi unit yang menyatu.

  1. Anggota tim tahu apa yang penting

Supaya sebuah tim bisa berfungsi sebagai sebuah unit, setiap anggota tim harus tahu apa yang penting bagi tim itu dan menjadi dasar bagi pembangunan tim. Seorang pemain yang tidak memahami apa yang penting bagi tim menjadi tidak efektif.

Siapa pun yang tidak tahu hal yang penting bagi tim itu tidak hanya gagal berkontribusi, tetapi sesungguhnya membuat tim itu tidak bisa meraih kesuksesan.

  1. Anggota tim saling berkomunikasi

Kualitas ketiga yang menjadi dasar bagi tim yang efektif adalah komunikasi. Sama seperti pimpinan tim harus mengomunikasikan hal yang penting bagi timnya, anggota tim pun harus saling berkomunikasi. Tanpa komunikasi, para pemain sepertinya akan saling bertentangan.

Dalam organisasi, komunikasi harus jelas dan formal. Yang lebih penting, suasana komunikasi yang positif harus ditetapkan dan diciptakan setiap hari. Orang dalam tim harus dibuat merasakan bahwa mereka ada dalam lingkungan yang aman tempat mereka bisa memberi saran atau kritik tanpa merasa terancam. Komunikasi yang terbuka di antara anggota tim meningkatkan produktivitas.

  1. Anggota tim bertumbuh bersama

Ketika anggota tim saling memerhatikan, memiliki tujuan bersama, dan saling berkomunikasi satu dengan yang lain, mereka siap untuk mulai bertumbuh. Dalam sebuah organisasi, pemimpin bertanggung jawab atas pertumbuhan timnya. Ia harus memastikan bahwa orang-orangnya bertumbuh, baik secara pribadi maupun profesional.

  1. Anggota tim mendahulukan tujuan tim

Ketika anggota tim memercayai tujuan dari tim mereka dan mulai mengembangkan rasa percaya yang tulus satu dengan yang lain, mereka akan ada pada posisi untuk menunjukkan kerja sama yang sesungguhnya. Rasa percaya itu membuat mereka bisa menempatkan hal dan keistimewaan di bawah tujuan tim.

Anggota tim akan ada pada posisi untuk menunjukkan kerja sama yang sesungguhnya. Namun tidak berarti bahwa mereka akan bekerja sama. Anggota tim harus bisa meletakkan hak pribadi mereka di bawah tujuan bersama. Mereka perlu dimotivasi dan didorong untuk berkorban, lalu diberi penghargaan, baik oleh pemimpin maupun para anggota lainnya.

  1. Setiap anggota tim memiliki peranan

Ketika orang yang tepat menjadi lebih kuat dan setiap orang bersedia mendahulukan tim, orang mulai mengenali peranan yang berbeda dalam tim. Mereka melakukan ini karena mereka tahu apa yang harus dicapai agar menang dan percaya pada kemampuan rekan satu tim mereka. Dengan pengetahuan itu dan sedikit dorongan dari pemimpin tim, seseorang akan dengan senang hati mengambil peranan yang sesuai.

Smart Leaders, ketika membangun sebuah tim dalam organisasi, Anda akan mampu untuk meraih kesuksesan yang sebelumnya belum pernah dibayangkan. Kerja sama untuk impian yang besar memungkinkan orang-orang biasa meraih hasil yang luar biasa. Ketika tim itu beranggotakan para pemimpin, hasil yang bisa diperoleh akan berlipat.

Bentuklah tim pemenang dengan membaca buku pengembangan tim berjudul Teamwork 101 dari John C. Maxwell.

~ Artikel ini sudah dibaca 188 kali

Share yuk!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!