fbpx
January 30, 2018

Kenali 5 Ciri Pemimpin Buruk

Smart Leaders, dalam setiap perusahaan atau organisasi, kita pasti menemukan pemimpin yang baik dan buruk. Pemimpin yang baik akan dihormati oleh bawahannya dan orang lain, sementara pemimpin buruk tidak akan dihargai oleh semua orang—tidak hanya bawahannya.

Namun, tidak semua pemimpin—mungkin termasuk Anda—menyadari apakah dirinya memiliki gaya kepemimpinan yang baik atau malah merugikan timnya.

Dirangkum dari INC-Asean.com, ada lima ciri pemimpin buruk yang bisa merusak perusahaan atau organisasi yang dipimpinnya.

  1. Pemimpin narsis

Narsisme adalah perasaan mencintai diri sendiri yang berlebihan. Dalam psikologi, kondisi mental ini disebut NPD (Narcissistic Personality Disorder) dan membutuhkan perhatian secara psikologis.

Pemimpin yang narsis bisa menghancurkan karier bawahannya. Pemimpin narsis cenderung berusaha membuktikan dirinya adalah yang terbaik, membuat orang lain merasa sebagai pecundang, dan meremehkan hasil yang dicapai oleh orang lain. Selain itu, pemimpin narsis cenderung melebih-lebihkan prestasi yang diraihnya, membutuhkan perhatian, pujian berlebihanm dan mengharapkan perlakuan spesial.

Pemimpin seperti ini kehilangan rasa empati sehingga tidak mampu mengidentifikasi atau menimbang perasaan orang lain.

  1. Tidak mengakui prestasi orang lain

Pengakuan dan pujian yang diberikan kepada karyawan Anda terbukti memberikan banyak keuntungan. Hal tersebut meningkatkan produktivitas, meningkatkan keterlibatan, serta lebih membuat mereka bertahan di perusahaan.

Pemimpin yang mengabaikan prestasi dan pencapaian anak buahnya akan memunculkan rasa tidak puas serta menurunkan semangat kerja.

  1. Tidak memperlakukan bawahan sebagai manusia

Pemimpin yang memperlakukan bawahannya seperti lebah pekerja, memandang mereka sebagai objek daripada aset, cenderung tidak memerhatikan kebahagiaan mereka. Alasan mereka merekrut hanya untuk menambahkan produktivitas dan keuntungan.

Pemimpin yang tidak memiliki empati dan kepedulian tulus akan meningkatkan tingkat stres anak buahnya, sehingga cenderung menurunkan produktivitas.

  1. Terlalu mengendalikan

Pemimpin yang terlalu mengendalikan menghasilkan lingkungan kerja yang tidak sehat. Ia tidak memberikan ruang berkembang dan menghasilkan inovasi. Pemimpin seperti ini tidak memercayai timnya, sehingga tidak mendelegasikan pekerjaan yang seharusnya bisa diselesaikan oleh tim.

Bawahan yang mencoba mencari makna dan tujuan dari pekerjaan mereka akan pergi karena merasa hanya mengerjakan perintah saja. Mereka membutuhkan tempat mereka bisa berinovasi dan paham tujuan besar yang ingin dicapai. Hal ini akan memberikan rasa memiliki yang lebih besar dalam dirinya,

  1. Tidak transparan

Pemimpin tidak transparan menyimpan informasi hanya untuk dirinya dan sebagian orang saja. Ia tidak memercayai bawahannya perlu mengetahui informasi yang ada di dalam perusahaan tempatnya bekerja. Baginya, bawahan hanya perlu bekerja sesuai jobdesc tanpa perlu tahu hal lain.

Hal ini akan menyebabkan hilangnya rasa memiliki bawahan terhadap perusahaan dan organisasi. Tidak adanya rasa memiliki akan mengurangi produktivitas sehingga hasil yang diberikan tidak maksimal.

Smart Leaders, pemimpin terbaik memimpin dengan memberikan kepercayaan kepada orang-orang yang dipimpinnya.

Tingkatkan kemampuan kepemimpinan Anda dengan membaca buku kepemimpinan The 21 Irrefutable Laws of Leadership karya John C. Maxwell.

 

~ Artikel ini sudah dibaca 48 kali

Share yuk!

One thought on “Kenali 5 Ciri Pemimpin Buruk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!