fbpx
July 25, 2016

Mengenal Tipe Kepribadian Berdasarkan Myers-Brigg Type Indicator

Smart Leaders, kebanyakan kita mengenal tipe kepribadian Galenus, yaitu Koleris, Melankolis, Plegmatis dan Sanguin. Tipe kepribadian ini disusun oleh Galenus berdasarkan teori yang disusun Hippocrates pada abad 4 SM.

Selain tipe kepribadian itu, ada lagi tipe kepribadian yang disusun oleh Katharine Cook Briggs dan putrinya Isalbel Briggs Myers yang biasa disebut MBTI (Myers-Briggs Type Indicator). Tipe kepribadian ini berdasarkan teori psikolog ternama, Carl Jung. Menurut Jung, ada empat fungsi psikologis utama yang digunakan manusia dalam menjalani hidup, yaitu sensasi (sensation), intuisi (intuition), perasaan (feeling) dan pikiran (thinking).

Myers-Briggs membagi kepribadian manusia menjadi 4 dimensi dengan 16 kombinasi (via inaseptiana.wordpress.com)
Myers-Briggs membagi kepribadian manusia menjadi 4 dimensi dengan 16 kombinasi (via inaseptiana.wordpress.com)

Selama Perang Dunia II, Myers dan Briggs mengembangkan teori Jung sehingga menjadi empat dimensi kecenderungan sifat dasar manusia.

  1. Dimensi Pemusatan Perhatian: Introvert (I) dan Extrovert (E)

Tipe Extrovert merupakan orang-orang yang senang melakukan aktivitas dengan banyak orang, dengan banyak kegiatan. Mereka menyenangi dikelilingi oleh orang lain, memberikan semangat dan berfokus pada aksi.

Sementara tipe Introvert, lebih senang melakukan kegiatan-kegiatan soliter. Mereka lebih cenderung senang bekerja sendiri, atau satu dan dua orang yang membuat mereka nyaman. Mereka senang menyelami ide, ingatan dan gambaran.

  1. Dimensi Memahami Informasi dari Luar: Sensing (S) dan Intuition (I)

Tipe Sensing memusatkan perhatian mereka berdasarkan pengalaman indra. Apa yang mereka lihat, dengar dan rasakan itulah yang terpenting. Mereka mengingat detil-detil yang penting saja, dan melihat masalah berdasarkan realita. Mereka menghargai fakta, bahkan sangat menghargainya hingga terkadang melewatkan kemungkinan yang baru

Tipe Intuition lebih fokus pada makna dari setiap informasi dan fakta yang mereka dapatkan. Tipe ini menyenangi hal-hal baru dan senang bekerja dengan kata-kata serta teori.  Mereka melihat masalah dari gambaran besarnya, baru kemudian mulai mencari fakta.

  1. Dimensi Menarik Kesimpulan dan Pemahaman: Thinking (T) dan Feeling (F)

Tipe Thinking merupakan seseorang yang sangat objektif. Ia akan memutuskan setelah mempertimbangkan semua fakta, tidak dipengaruhi opini pribadi atau orang lain.

Sementara tipe Feeling, setiap keputusan diambil dengan mempertimbangkan sudut pandang masing-masing pihak. Ia merupakan pribadi yang hangat, peduli dan bijaksana. Sebisa mungkin  mereka menyenangkan semua pihak.

  1. Dimensi Pola Hidup: Judging (J) dan Perceiving (P)

Tipe Judging menggunakan preferensi pengambilan keputusan mereka (baik itu Thinking atau Feeling) dalam kehidupannya. Mereka menyenangi jika ada keteraturan dalam hidup. Terkadang mereka fokus pada tujuan, sehingga melewatkan informasi baru.

Tipe Perceiving menggunakan preferensi pemahaman informasi dalam kehidupan mereka. Hidupnya lebih fleksibel dan spontan. Kemampuan beradaptasinya membuatnya lebih terbuka terhadap informasi dan pengalaman baru

16 tipe kepribadian menurut MBTI (planetinfl.wordpress.com)
16 tipe kepribadian menurut MBTI (planetinfl.wordpress.com)

Keempat dimensi ini akan membentuk 16 kombinasi kepribadian. Dengan alat test yang telah disusun dan disempurnakan, akan didapatkan tipe kepribadian Anda atau anak buah Anda. Mengenal kepribadian diri dan mereka akan mempermudah Anda memberikan perlakuan.

Sekarang banyak tes MBTI tersedia di berbagai website. Tapi tetap dianjurkan agar test ini dilakukan oleh psikolog dengan alat tes mereka yang telah teruji.

~ Artikel ini sudah dibaca 445 kali

Share yuk!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!