fbpx
June 21, 2017

Opinion Of The Day: Pendapat Bonita Almira, Anak Muda Masa Kini Tentang Karakter Buruk Generasi Millenial yang Harus Dihindari

Smart Leaders,

Generasi Millenials atau mereka yang lahir pada tahun 1980 hingga 2000 ini menjadi yang sangat diperbincangkan saat ini, baik di media online maupun cetak. Nah, generasi yang akrab disebut sebagai generasi Y ini memiliki banyak keunikan dari sifat mereka yang berbeda dari generasi-generasi sebelumnya. Pengaruh yang sangat besar mempengaruhi generasi Y adalah dengan hadirnya Internet. Perkembangan di dunia digital ini memengaruhi para millenials secara signifikan. Segala macam informasi dapat diakses dengan mudah dengan adanya internet, berbagai jenis situs berita online yang juga menawarkan ragam berita yang sangat menarik. Tidak hanya itu akses pertemanan yang seolah tanpa batas membuat para millenials dengan mudah terkoneksi dengan teman mereka di kota lain bahkan sampai mancanegara.

Bonita Almira, juga salah satu anak muda dari generasi millenials. Bagi gadis kelahiran Medan, 4 Juli 1994 yang akrab dipanggil Nita ini berpendapat bahwa sebagai generasi millenials, mereka adalah generasi yang sangat menentukan dunia industri di masa depan. Generasi millenials ini dituntut untuk selalu berinovasii. Cepat, update, dan kreatif, tiga kata ini Nita berikan sebagai gambaran sifat para kaum millenials. Nita juga menjabarkan, ada beberapa hal yang harus dihindari oleh para generasi millenials, apa saja hal itu? Setelah berbincang-bincang hangat bersama, mimin mencatat ada 3 (tiga) karakter penting menurut Nita yang harus dihindari oleh generasi millenials.

#Karakter pertama: Individual

Via Instagram.com
Via Instagram.com

Menurut Bonita Almira, Sebagai generasi millenials yang pertama harus dihindari adalah sifat individualis, yaitu mereka yang ingin mengerjakan sesuatu itu sendirian. Guys, as a millenials, kita harus mengerjakan sesuatu dengan berkelompok. Kita sering mendengar tentang manusia sebagai makhluk sosial, teori ini menggambarkan bahwa manusia sebagai makhluk sosial di mana antar individu merupakan satu komponen yang saling ketergantungan dan saling membutuhkan. Sehingga membentuk satu pola komunikasi antar individu dalam sebuah kelompok. Hadirnya teknologi informasi yang pesat ternyata melahirkan ketertarikan yang sama dari para millenials yang membuat mereka akhirnya berkelompok.

Jadi, kalau kata Nita sih ngerjain sesuatu jangan sendirian ya!!

 

#Karakter Kedua: Kudet (Kurang Update!)

via Instagram.com
via Instagram.com

Karakter kedua yang harus dihindari menurut Kak Nita adalah Kudet alias kurang update dan ketinggalan zaman. Di era yang serba terkoneksi ini haram hukumnya nih bagi seorang Bonita Almira kalau kita jadi orang yang kurang update. Millenials selalu dituntut mengetahui informasi yang sedang in di media dan harus terus memantau informasi yang sedang berkembang di dunia terutama hal-hal yang memperkaya kita dengan informasi positif dan menguntungkan. Memang tidak semua harus dipahami secara serius, tetapi paling tidak kita tahu informasinya sudah berkembang sampai mana. Sebagai contoh, isu yang paling sering diperbincangkan beberapa bulan lalu adalah isu politik yang diawali dari PILKADA yang diadakan serentak di seluruh Indonesia pada 15 Februari 2017 lalu yang semakin hari berkembang menjadi isu SARA. Sebagai kaum millenials, kita harus “konek”  atau nyambung dan harus bisa memilih yang mana berita hoax dan yang mana yang bukan hoax. Tidak sedikit fakta di masyarakat kalau mereka terpancing oleh isu tersebut. As a millenials, bagi Nita kita dituntut harus bijak dalam memilih berita, dan sebaiknya menjadi agen perdamaian di tengah kerancuan tersebut.

 

#Karakter Ketiga: Cuek atau Tidak Peduli

via Instagram.com
via Instagram.com

Generasi millenials harus menjadi inisiator perubahan. Tentunya perubahan yang diinginkan adalah perubahan ke arah yang positif. Bagi Nita, sifat “cuek” atau masa bodoh atas sesuatu hal harus dikubur dalam-dalam dan tidak boleh boleh dimiliki sedikitpun. Setelah mengetahui banyak informasi millenials juga dituntut untuk peduli. Jika kita tidak peduli dan bersikap cuek, percaya saja bahwa hidup kita tidak akan mudah dan akan mengalami banyak masalah. Sebagai millenials kita harus sangat peduli terhadap banyak hal di sekitar kita.

 

via instagram.com
via Instagram.com

Bonita Almira juga menutip salah satu quotes dari Mother Teresa “I alone cannot change the world, but i can cast a stone across the waters to create many ripples.” Dengan keberadaan kita di tengah dunia setidaknya kita bisa bersuara dan menjadi sebuah inspirasi tumbuhnya inisiator-inisiator perubahan lain.

 

~ Artikel ini sudah dibaca 15 kali

Share yuk!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!