fbpx
January 31, 2018

Sikap Anda Bisa Diubah Dengan Cara Ini

Smart Leaders, kita adalah para penguasa dan korban dari sikap kita sendiri. Ini masalah pilihan. Diri kita hari ini adalah hasil dari pilihan yang kita buat kemarin. Esok hari, kita akan menjadi apa yang kita pilih hari ini. Berubah berarti memilih untuk berubah.

Beberapa orang tampaknya terjebak dalam sikap mereka saat ini. Meskipun begitu, sikap itu tidak permanen. Anda bisa mengubah sikap Anda—atau sikap orang yang Anda pimpin—hanya jika Anda atau mereka benar-benar ingin berubah.

John C. Maxwell menulis, jika Anda menginginkan sikap yang luar biasa, buatlah pilihan berikut ini:

  1. Evaluasi sikap Anda saat ini

Proses mengubah sikap dimulai dengan mengetahui dari mana Anda harus memulai. Mengevaluasi sikap saat ini mungkin membutuhkan waktu. Oleh karena itu, cobalah memisahkan diri Anda dari sikap Anda. Identifikasilah sikap buruk Anda yang ingin diubah, lalu klarifikasilah kebenarannya. Setelah Anda mengetahui sikap apa yang harus diubah, maka pastikan komitmennya di dalam diri Anda. jika perlu, nyatakan dan tuliskan.

  1. Sadarilah bahwa keyakinan lebih kuat daripada rasa takut

Satu-satunya hal yang menjamin kesuksesan dalam menghadapi kesulitan atau keraguan adalah keyakinan dari awal bahwa Anda bisa melakukannya. Perubahan bergantung pada keyakinan Anda untuk berubah.

Jika Anda yakin bisa berubah, maka Anda bisa berubah. Mintalah pada teman, kolega, atau keluarga untuk mendorong Anda di setiap kesempatan.

  1. Tulis pernyataan tujuan

Agar Anda memiliki arah dalam mengubah sikap, nyatakan tujuan Anda dengan jelas. Tujuan itu harus spesifik, ditulis dan ditandatangani, dengan kerangka waktu tercantum di dalamnya. Pernyataan tujuan itu harus diletakkan di tempat yang mudah diakses dan bisa Anda lihat beberapa kali dalam sehari untuk memberi Anda dorongan.

  1. Milikilah keinginan untuk berubah

Tidak ada pilihan yang bisa menentukan kesuksesan perubahan sikap Anda lebih dari keinginan untuk berubah. Ketika semua hal lain gagal, hanya keinginan yang bisa menjaga Anda di arah yang benar.

Orang-orang bisa berubah, dan itulah motivasi terbesar dari semuanya. Tak ada yang bisa memantik keinginan lebih besar daripada kesadaran yang muncul tiba-tiba, bahwa Anda tidak harus selalu sama.

  1. Hiduplah satu hari setiap waktu

Semua orang bisa berjuang dalam satu pertempuran untuk sehari saja. Hanya ketika kita menambahkan beban dari dua keabadian yang mengerikan, kemarin dan besok, kita mulai runtuh. Bukan pengalaman hari ini yang membuat orang-orang teralihkan perhatiannya, melainkan kebencian atau kepahitan yang terjadi di masa lalu dan ketakutan atas apa dibawa hari esok.

Karena itulah, hiduplah untuk satu hari saja satu waktu—hari ini.

  1. Ubah pola pikir Anda

Semua yang menyita perhatian kita akan menentukan tindakan kita. Kita berada di tempat kita saat ini dan menjadi diri kita saat ini karena pikiran-pikiran yang mendominasi benak kita. Perasaan berasal dari pikiran kita. Karena itu kita mengubahnya dengan mengubah pola pikir.

  1. Membangun kebiasaan baik

Sebuah sikap tidal lebih dari suatu kebiasaan berpikir. Proses membangun kebiasaan—baik atau buruk—adalah sama. Membangun kebiasaan sukses sama mudahnya dengan mengalah pada kebiasaan gagal.

Kebiasaan bukanlah insting. Kebiasaan adalah tindakan atau reaksi yang diperoleh. Kebiasaan tidak terjadi begitu saja, kebiasaan itu dicetuskan. Kebanyakan orang membiarkan kebiasaan-kebiasaan itu menyakitkan, sikap mereka pun terpengaruh secara negatif. Oleh karena itu, bangunlah kebiasaan baik, dan lakukan secara konsisten.

  1. Selalu memilih sikap baik

Begitu Anda memutuskan untuk bersikap baik, pekerjaan baru dimulai. Setelah itu, Anda harus terus-menerus memutuskan untuk tumbuh dan mempertahankan sikap yang baik. Sebiah sikap memiliki kecenderungan untuk kembali ke pola awalnya jika tidak dijaga dan dibangun dengan hati-hati.

Andalah satu-satunya orang yang bisa menentukan apa yang Anda pikirkan atau bagaimana Anda bertindak. Itu berarti Anda bisa membangun sikap Anda seperti yang diinginkan.

Temukan lebih banyak tentang seni mengelola sikap dengan membaca buku pengembangan diri karya John C. Maxwell berjudul Attitide 101.

~ Artikel ini sudah dibaca 26 kali

Share yuk!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!